IHSG Siap Berbalik Arah di Level 5832-5843
INDUSTRY.co.id - Jakarta-Diperkirakan IHSG akan berada di kisaran support 5792-5803 dan resisten 5832-5843. Diharapkan aksi beli dapat kembali bertahan untuk menjaga IHSG tidak mengalami pelemahan lebih dalam.
"Meski demikian, tetap mewaspadai terhadap sentimen-sentimen yang dapat membuat IHSG kembali melemah," ujar Analis Binaartha Institutional Research Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (18/5/2018).
Reza katakan, pelemahan yang kembali terjadi merupakan kepanikan dan antisipasi terhadap rilis penentuan suku bunga acuan Bank Indonesia. Meski posisi IHSG kembali rentan terjadi pembalikan arah melemah namun, diharapkan rilis suku bunga tersebut dapat memberikan sentimen positif seperti layaknya pergerakan Rupiah yang mampu bergerak positif.
Ia sodorkan saham-saham pilihan:HMSP Hold selama dapat bertahan di atas 3600. Support 3550-3600 Resisten 3740-3800. BBRI BoW di kisaran 2930-2950. Support 2940-2950 Resisten 3120-3140 .MARK Trading buy selama dapat bertahan di atas 1690. Support 1680-1690 Resisten 1710-1715.
INKP Trading sell jika 14250 gagal bertahan. Support 14175-14225 Resisten 14550-14675. PTPP Trading buy selama dapat bertahan di atas 2300. Support 2260-2300 Resisten 2400-2440
Kemarin, pelemahan IHSG sebesar 25,54 poin atau 0,44 persen lebih rendah dibandingkan kenaikan sebelumnya yang menguat 3,35 poin atau 0,06 persen. Pergerakan IHSG berada di bawah target support 5823-5834.
Mulai adanya aksi beli dengan memanfaatkan pelemahan maupun masih rendahnya sejumlah harga membuat IHSG mampu mengalami kenaikan. Pergerakan nilai tukar Rupiah yang tertahan pelemahannya seiring antisipasi rilis RDG Bank Indonesia cukup membantu IHSG berbalik naik. Bahkan IHSG mampu naik di tengah pelemahan sejumlah indeks saham Asia dan meningkatnya nilai tukar USD. Akan tetapi, tidak lama kemudian laju IHSG kembali tenggelam. Pelaku pasar memanfaatkan kenaikan sesaat untuk kembali melakukan aksi jualnya.
Asing mencatatkan nett sell Rp 642,72 miliar dari sebelumnya nett sell Rp 709,40 miliar.