PMKRI Kutuk Keras Aksi Teror Bom di Surabaya

Oleh : Ridwan | Minggu, 13 Mei 2018 - 11:58 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Surabaya, Belum genap seminggu peristiwa kerusuhan dan pembunuhan sadis oleh teroris terhadap anggota kepolisian di Mako Brimob Kelapa Dua, kini Gereja Katolik St. Maria Tak Bercela (Ngagel), Gereja Kristen Indonesia (Jl. Diponegoro), dan GPPS (Jl. Arjuna) yang menyebabkan 9 orang meninggal dunia dan 40 korban luka-luka (data sementara).

Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) menyatakan turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas korban meninggal.

Menanggapi peristiwa bom bunuh diri tersebut, PMKRI mengutuk keras aksi terror yang merenggut korban jiwa dan meminta seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap tenang dan tak terprovokasi oleh situasi. 

PMKRI mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan untuk menangkal radikalisme dan terorisme di kalangan masyarakat.

PMKRI mengharapkan agar pemerintah dan pihak kepolisian segera mengusut tuntas pelaku bom bunuh diri yang menyerang Gereja Katolik dan Kristen dan di atas segalanya melakukan pemberantasan yang radikal terhadap tindakan teror demi memastikan dan menjamin keamanan nasional seluruh warga Negara Indonesia.

Dua peristiwa teror yang terjadi dalam seminggu ini merupakan tanda bahwa Negara lemah dan tak hadir serta aparat keamanan kita lalai dan abai sehingga menyebabkan tindakan yang merenggut banyak nyawa itu terjadi.

PP PMKRI berkoordinasi dengan rekan-rekan PMKRI Surabaya untuk turun ke lokasi dan terlibat bersama umat Gereja.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →