Pemerintah Kucurkan 11,7 Juta Euro Untuk Perakitan Kendaraan Komersial

Oleh : Ridwan | Rabu, 25 Januari 2017 - 14:04 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pemerintah sedang berupaya meningkatkan jumlah investasi kepada setiap produsen otomotif di Tanah Ait dalam bentuk kendaraan komersial sepanjang tahun 2017.

"Pemerintah merencanakan total investasi sebesar 27 juta Euro dalam lima tahun ke depan hanya untuk kendaraan komersial seperti melalui perakitan heavy duty truck. Yang mana, untuk tahun ini akan direalisasikan sebesar 11,7 juta Euro," terang Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE), I Gusti Putu Suryawirawan melalui pesan singkatnya kepada INDUSTRY.co.id (25/1/2017) di Jakarta.

Putu menyampaikan, Mercedez Benz menjadi salah satu industri otomotif yang akan berinvestasi pada kendaraan komersial di tahun ini. Mercedes Benz akan merakit truk berat di kawasan Wanaherang, Bogor, Jawa Barat.

"Info yang kami peroleh untuk 2017 adalah rencana Daimler Group melalui PT Mercedes Benz Indonesia, yang akan merakit truk dengan merek Mercedez Benz" jelasnya.

Seperti telah  diberitakan sebelumnya, industri otomotif asal Jerman Mercedes Benz memulai perakitan produk kendaraan premium model terbarunya di Indonesia.

Hal ini menjadi bukti nyata komitmen dari Mercedes Benz group untuk terus meningkatkan eksistensi produknya di pasar dalam negeri dan ekspor.

"Kami juga meminta Mercedes-Benz untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis produksi untuk pasar dunia" kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada seremoni perakitan pertama unit Mercedes-Benz E-Class terbaru di Wanaherang, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/1/2017).

Airlangga menambahkan, pihaknya menyambut baik langkah PT. Mercedes Benz Indonesia ini karena selain dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan bisnis mereka di Indonesia ke depan, juga dapat mendukung perekonomian nasional secara keseluruhan.

 

 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →