Untuk Perkuat Jaringan, Bank Danamon Bangun Gedung Baru di Hasyim Ashari

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 30 April 2018 - 11:17 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Manajemen PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk gedung baru yang berlokasi di kawasan Hasyim Ashari, Jakarta Pusat. Gedung terbaru ini akan berfungsi sebagai kantor cabang serta kantor operasional Bank Danamon.

Peletakan batu pertama pembangunan gedung baru tersebut dilakukan secara resmi oleh Sonny Wahyubrata, Retail Banking Head Bank Danamon dan Ir. Janti Komadjaja, CEO PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) pada Kamis, 26 April 2018.

Gedung yang akan dibangun di atas lahan seluas 541 meter persegi ini akan memiliki empat lantai dan satu basement dengan total luas bangunan 1.503 meter persegi. Gedung ini ditargetkan siap digunakan pada triwulan pertama 2019.

“Pembangunan kantor baru ini adalah komitmen kami untuk memperkuat sarana internal Bank Danamon dan untuk semakin mendekatkan diri kepada nasabah. Itu juga untuk meningkatkan jaringan layanan kantor dan cabang Danamon di seluruh Indonesia,” ujar Sonny Wahyubrata, Retail Banking Head Bank Danamon, di Jakarta, Senin (30/04/2018).

Sonny juga menuturkan, distribusi produk dan layanan konvensional maupun digital Bank Danamon melalui Internet banking dan mobile banking akan memungkinkan kami untuk terus menarik minat dan perhatian nasabah sebagai mitra bisnis yang dapat diandalkan dan dipercaya.

Gedung baru akan menjadi bagian dari sekitar 1.500 jaringan kantor cabang Bank Danamon dan anak perusahaannya diseluruh Indonesia. Gedung yang terdiri dari lantai semi basement untuk menampung 12 kendaraan roda empat dan 30 kendaraan roda dua, serta empat lantai perkantoran.

“Lantai pertama akan menghadirkan kantor cabang Bank Danamon, lantai kedua hingga keempat akan dihuni oleh karyawan Bank Danamon dari sejumlah unit bisnis yang ada saat ini,” pungkas Sonny. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →