Gaikindo Minta Kebijakan Tarif Pajak Otomotif Segera Diselesaikan

Oleh : Ridwan | Jumat, 13 April 2018 - 09:20 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (GAIKINDO) meminta kebijakan tarif pajak otomotif segera diselesaikan. Pasalnya, pajak otomotif menjadi salah satu masalah yang harus terselesaikan dengan baik di Indonesia.

Ketua 1 Gaikindo Jongkie D. Sugiarto mengatakan, harmonisasi pajak akan mendorong pertumbuhan industri otomotif Nasional.

"Semoga cepat ada harmonisasi tarif. Harmonisasi kan tidak semata-mata menurunkan pajak," katanya di Jakarta (12/4/2018).

Untuk diketahui, saat ini Kementerian Keuangan sedang mengkaji pengenaan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) terhadap kendaraan jenis sedan. Pajak yang dikenakan untuk mobil sedan adalah sekitar 30 persen.

Selain berharap agar harmonisasi tarif segera dirampungkan, Jongkie juga berharap, standar Euro 4 segera diterapkan. Dia meyakini penerapannya dapat mendorong produksi otomotif nasional, karena proses produksi jadi lebih efisien.

"Otomatis ekspor mobil juga meningkat," ungkapnya.

Untuk saat ini, Jongkie menjelaskan, kapasitas produksi mobil oleh industri otomotif mencapai 2,2 juta unit setahun. Dari jumlah itu, kapasitas produksi yang baru terpakai sebesar 1,3 juta unit, dengan ekspor di 200 ribu unit.

Jika dua hal tersebut sudah diselesaikan oleh pemerintah, Jongkie yakin, pasar mobil di Indonesia dapat naik ke 1,5 juta unit sesuai dengan target Kementerian Perindustrian.

"Kalau sudah tercapai, investasi makin banyak. Lapangan kerja semakin terbuka," tutupnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →