Hari ini, IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan pada Kisaran 6.171-6.389

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 11 April 2018 - 08:04 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungn (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bakal melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (11/04/2018) setelah kemarin ditutup naik 1,28% atau 79 poin ke posisi 6.325.

“Kenaikan IHSG pada perdagangan hari ini bakal didukung oleh fundamental positif dari perekonomian domestik. IHSG saat ini terlihat sedang berupaya untuk menggeser rentang konsolidasi menuju arah penguatan yang lebih positif,” papar William Suryawijaya, analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, di Jakart, Rabu (11/04/2018).

William mengemukakan, titik support IHSG terbukti cukup kuat teruji karena ditopang oleh rilis data perekonomian yang masih menunjukkan kekuatan fundamental domestik. Karena itu, IHSG pada perdagangan hari ini berupaya untuk menembus level resisten yang memiliki rentang cukup lebar.

“IHSG pada perdagangan hari ini tampaknya menguat dan bergerak pada kisaran 6.171-6.389,” tukas William.

William menuturkan, dengan adanya potensi penguatan lanjutan pada perdagangan hari ini, maka kondisi itu dapat dimanfaatkan para pelaku pasar untuk mencermati berbagai saham yang ditransaksikan.

William menyarankan para pelaku pasar untuk mencermati saham-saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR).

“Di samping itu, jangan lupa pula untuk mencermati tiga saham BUMN konstruksi, yaitu PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dan PT Wika Beton Tbk (WTON),” pungkas William. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →