Lewat Program EB-5, Helix Homes Fasilitasi Investor Tanamkan Modalnya di Amerika
INDUSTRY.co.id - Jakarta, Helix Homes America Ltc, perusahaan pengembang dan penyedia investasi properti asal Amerika terus membantu fasilitasi masyarakat Indonesia yang ingin berinvestasi di Amerika Serikat melalui program EB-5.
Program EB-5 merupakan program yang dicanangkan oleh pemerintah Amerika Serikat yang dikelola oleh A.S Citizenship and Immigration Service (UNCIS).
CEO Helix Homes America Joseph Nelson mengatakan, Helix adalah salah satu mitra pemerintah Amerika dalam program EB-5.
"Salah satu syarat yang diajukan oleh pemerintah Amerika adalah mitra yang dapat menciptakan 10 pekerjaan permanen, sementara kami mempunyai 74 jenis pekerjaan permanen," ujar Joseph di Jakarta, akhir pekan kemarin.
Joseph optimis, perusahaan dapat memenuhi kuota otorisasi green card yang diberikan pemerintah AS untuk Indonesia yakni hingga 10.000 per tahun.
"Apalagi kami di Indonesia juga bermitra dengan bank pemerintah yaitu Bank Mandiri," terangnya.
Sementara itu, Dolf de Roos selaku President of Helix Homes menyampaikan, banyak orang yang ingin mengembangkan bisnisnya hingga keluar negeri dan mendapatkan bisnis atau mendapatkan izin tempat tinggal permanen untuk pendidikan anak-anak mereka.
"Program EB-5 memungkinkan semua itu tanpa harus menjalankan tes bahasa maupun pendidikan," kata Dolf.
Dengan adanya program EB-5, tambahnya, merupakan kesempatan bagi mereka yang ingin berinvestasi di Amerika dengan aman, karena adanya jaminan langsung dari pemerintah Amerika.
Menurutnya, salah satu tujuan berinvestasi adalah mendapatkan keuntungan yang tinggi. Dengan mengikuti program EB-5, lanjut Dolf, akan mendapatkan keuntungan dalam bentuk US Dollar, mendapatkan keuntungan 5% setiap tahun, dan di akhir program investor menerima 60% dari semua keuntungan investasi modal.
Program EB-5 diperuntukkan bagi mereka yang berinvestasi dan akan mengcover satu keluarga yang terdiri dari suami, istri dan anak-anak yang belum menikah di bawah 21 tahun.
"Mereka dapat mengajukan permohonan green card permanen hanya dengan dua syarat yakni investasi sejumlah US$ 1 juta, serta menciptakan 10 pekerjaan baru melalui Helix Homes," tuturnya.