Balai Kemenperin Kembangkan Teknologi Industri 4.0 Bagi Pelaku IKM

Oleh : Ridwan | Minggu, 08 April 2018 - 09:18 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) agar produk yang dihasilkannya semakin kompetitif baik di pasar domestik maupun internasional. 

Faktor utama yang bisa mempengaruhi peningkatan daya saing produk IKM, antara lain standar kualitas produk, biaya produksi, dan waktu pengiriman produk.

“Mengenai faktor tersebut, Balai Besar Logam dan Mesin (BBLM) Bandung telah melakukan kegiatan penelitian, pengembangan, dan rekayasa (litbangyasa) dalam lima tahun terakhir ini,” ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Ngakan Timur Antara di Jakarta, (7/4/2018).

Ngakan menyampaikan, hasil litbangyasa dari salah satu balai di bawah BPPI Kemenperin tersebut, yakni membuat prototipe teknologi Computerized Numerical Control (CNC) Router dan 3D Printer yang dapat dimanfaatkan oleh IKM nasional. 

“Dengan pemanfaatan kedua teknologi ini, diharapkan bisa memangkas waktu dan biaya produksi sehingga daya saing produk IKM kita naik,” tuturnya.

Kemudian, penggunaan teknologi dari implemetasi Industri 4.0 ini, juga mampu menghasilkan produk dengan tingkat kepresisian dan kecermatan yang lebih baik. 

“Selain itu, tentunya akan meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses produksi. Jadi, IKM kita dapat pula meningkatkan daya saing harga jualnya dan memenuhi target delivery dari pelanggan,” terang Ngakan.

Menurut Ngakan, pemanfaatan teknologi CNC Router dapat digunakan oleh berbagai aktivitas di sektor IKM, seperti pembuatan beragam jenis geometri kerajinan dari bahan kayu dan alumunium, pembuatan pola pada industri pengecoran, serta pembuatan bentuk-bentuk dari perhiasan atau pajangan.

Sementara itu, pemanfaatan teknologi 3D Printer sebagai mesin rapid prototyping ini bisa membuat dummy geometri produk secara nyata dan langsung menunjukkan hasilnya pada pelanggan mereka. 

“Jika dilihat dari pemanfaatan teknologi CNC Router dan 3D Printer ini, sangat cocok digunakan di berbagai jenis produk IKM, antara lain perhiasan, mebel, logam, kerajinan perak dan kayu, serta elektronika,” sebut Ngakan.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →