Sangat Sulitnya Mendapatkan Data Rumah Susun di Jakarta

Oleh : Ridwan | Jumat, 20 Januari 2017 - 14:20 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id

Jakarta- Ketua Asosiasi Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Indonesia (Apersi) Ibnu Tadji mengaku kesulitan memperoleh data tentang perkembangan rumah susun (rusun) atau apartemen di Jakarta.

Seharusnya Aperssi memiliki data tentang bagaimana tingkat hunian rusun, profil penghuninya, hingga fasilitas-fasilitas yang ada di dalamnya.

Namun, sebaliknya Aperssi tidak memegang data seperti itu lantaran tidak adanya transparansi dari pengelola rusun. Para pengelola yang merupakan bagian dari pengembang menjadikan Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) sebagai pijakan untuk menguasai pengelolaan apartemen dengan motif ekonomi sebagai tujuan utamanya.

"Kalau data itu dikeluarkan pengelola maka bisa digunakan untuk bersatu, berkumpul, lalu kemudian melawan pengembang" ujar Ibnu kepada INDUSTRY.co.id  di Jakarta Jumat (20/1/2017).

Bahkan, lanjut Ibnu, instansi pemerintah pun tak memiliki data terkait hal tersebut sehingga itu hanya menjadi konsumsi atau penguasaan pengelola rusun saja.

"Intinya mereka nggak mau transparan," jelas Ibnu.

 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →