Bos Bukalapak Ungkap Awal Mula Jalani Bisnis e-Commerce di Indonesia

Oleh : Ridwan | Minggu, 01 April 2018 - 18:35 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id -Jakarta, Salah satu perusahaan unicorn di Indonesia, Bukalapak terus mendorong semangat anak muda untuk berkarya melalui enterpreneurship dan turut berkontribusi dalam mengembangkan perekonomian Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh CEO Bukalapak Achmad Zaky dalam acara diskusi publik dengan tema The New Cool: Entrepreuner Muslim, Muda, Berkarya" yang diselenggarakan oleh Shafa Community di Jakarta, Sabtu malam(31/3/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Zaky sempat bercerita bahwa dari sejak kecil dirinya tidak punya pemikiran untuk menjadi seorang pengusaha.

Setelah memasuki pendidikan di pesantren dan bangku kuliah mulai sering bertemu banyak orang dan mendapat masukan bahwa sebagai mahasiswa kita sudah satu persen dari penduduk Indonesia yang bisa memberikan pengaruh buat banyak orang.

"Pemikiran itu ada terus waktu kuliah, bisa tidak sih kita kasih manfaat buat banyak orang. Mulai dari situ saya percaya banget di era baru ini untuk menciptakan manfaat menurut saya bisnis merupakan alat yang power full," ujar Zaky.

Ia menambahkan, kenapa bisnis itu penting? Karena pertama, bisnis itu dibiayain oleh profit. Betapa besarnya impact bisnis dalam kehidupan kita saat ini. "Udah profitable, punya pengaruh besar pula, itu yang saya pikirkan pertama kali," terang Zaky.

Lebih lanjut, Zaky menuturkan, bisnis itu sebenarnya adalag kombinasi dari seni dan ilmu, tinggal bagaimana kita menerapkannya. Menurutnya, aspek yang paling penting dalam bisnis itu adalah kejujuran.

"Itu yang sering dilupakan para pebisnis, pondasi bisnis itu kejujuran dan itu sudah banyak diajarkan waktu kecul dan kita tinggal melaksanakannya," imbuhnya.

Selain itu, tambahnya, kreativitas juga me jadu kunci dalam berbisnis. "Kalau semua itu diterapin akan punya value yang sangat tinggi. Kreativitas sangat penting, dan jangan lupakan disiplin," tuturnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →