Pasca Insiden Besi Hollow, Waskita Karya Suspen Proyek Pasar Rumput

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 19 Maret 2018 - 09:27 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Manajemen PT Waskita Karya Tbk (WSKT) memutuskan untuk melakukan penghentian sementara (suspensi) seluruh kegiatan pembangunan proyek Rumah Susun Pasar Rumput di Jakarta Selatan hingga waktu yang belum ditentukan.

“Penghentian ini dilakukan agar manajemen Waskita Karya dapat segera melaksanakan evaluasi yang menyeluruh serta melakukan berbagai pembenahan demi kelancaran pekerjaan proyek rumah susun tersebut ke depan,” ujar IGN Joko Herwanto, Kepala Divisi I Waskita Karya, di Jakarta, Minggu (18/03/2018).

Joko menuturkan, manajemen Waskita Karya nantinya akan melakukan evaluasi terhadap berbagai kegiatan pekerjaan yang sudah dilaksanakan perseroan dalam pembangunan proyek Rumah Susun Pasar Rumput serta melakukan investigasi terhadap insiden yang terjadi dan memakan korban.

“Itu semua dilakukan agar manajemen dapat segera mengetahui berbagai perbaikan yang harus dilakukan agar pelaksanaan pekerjaan proyek tersebut selanjutnya dapat berjalan dengan baik,” tukas Joko.

Joko juga mengungkapkan, seluruh manajemen Waskita Karya menyampaikan permintaan maaf dan pernyataan duka yang mendalam kepada keluarga korban atas insiden jatuhnya besi hollow berukuran 4 x 4 cm pada Minggu (18/03/2018) di proyek Rumah Susun Pasar Rumput.

Waskita Karya telah mendukung pemakaman korban atas nama Tarmina di Taman Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo, Jakarta Selatan, setelah sebelumnya memperoleh penanganan dari pihak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.

“Kami juga akan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk menyelidiki sebab-sebab jatuhnya besi hollow berukuran 4 x 4 cm tersebut,” pungkas Joko. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →