2017, Laba Pembangunan Perumahan Tumbuh 42,15%

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 12 Maret 2018 - 11:15 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) meraih laba sebesar Rp1,45 triliun pada 2017. Itu menunjukkan pertumbuhan 42,15% dibandingan pada tahun sebelumnya sebesar Rp1,02 triliun. Laba 2017 PTPP itu sedikit di atas konsensus proyeksi laba yang dikemukakan para analis yaitu sebesar 1,43 triliun pada 2017.

“Laba sebesar itu diraih perseroan setelah membukukan pendapatan sebesar Rp21,50 triliun pada 2017, atau meningkat 30,69% dibandingkan dengan realisasi pendapatan pada 2016 sebesar Rp16,45 triliun,” papar Tumiyana, Direktur Utama PTPP, di Jakarta, Senin (12/03/2018).

Kendati demikian, torehan prestasi pendapatan PTPP pada 2017 tersebut masih di bawah konsensus proyeksi pendapataan yang dikemukakan analis, yautu sebesar Rp22,95 triliun. Meski demikian, marjin laba bersih PTPP pada 2017 terlihat naik menjadi 6,74% dibandingkan pada tahun sebelumnya sebesar 6,2%.

Tumiyana menuturkan, manajemen PTPP akan tetap menjaga rasio keuangan perseroan dengan mempertahankan level net gearing dan interest bearing. Itu bertujuan, agar target investasi PTPP bernilai antara Rp20-30 triliun dapat terealisasi. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →