RUPSLB Putuskan Direksi Asia Pacific Investama Sedikitnya Beranggotakan Tiga Direktur

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 07 Maret 2018 - 09:43 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Para pemegang saham PT Asia Pacific Investama Tbk (MYTX) memutuskan perubahan susunan anggota direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada Senin (05/03/2018).

Disamping itu, RUPSLB tersebut juga menyetujui perubahan anggaran dasar perseroan. Para pemegang saham dalam RUPSLB tersebut memutuskan bahwa jumlah anggota direksi perseroan paling sedikit tiga orang. Itu terdiri dari satu orang Presiden Direktur, satu orang Direktur dan satu orang Direktur Independen.

Dalam RUPSLB tersebut, Johnny Pesik ditunjuk sebagai Presiden Direktur yang didampingi oleh empat orang Direktur lainnya, yaitu Carel Christianto Machmud, Buntomi, Pe Maria Indra, dan Ivan Pesik.

Sementara itu, Dewan Komisaris perseroan terdiri dari Tony Pesik yang ditunjuk sebagai Presiden Komisaris dan didampingi oleh Benny Soetrisno yang menjabat sebagai komisaris dan Sintong Panjaitan yang menjabat sebagai Komisaris Independen.

Sementara itu, Carel Christanto Macmud, Direktur MYTX, mengungkapkan, perseroan akan terus meningkatkan pasar ekspor demi mencapai target pertumbuhan penjualan tahun ini sebesar 20%.

“Itu kami lakukan karena hingga kini, baru sekitar 30% dari pendapatan konsolidasi perseroan yang berasal dari kegiatan ekspor dan sisanya penjualan di pasar domestik. Ke depan, komposisi pendapatan itu akan ditingkatkan menjadi 50% dari ekspor dan sisanya dari domestik,” papar Carel baru-baru ini di Jakarta.

Carel menjelaskan, tujuan utama ekspor MYTX saat ini adalah kawasan Eropa dan Amerika. Nantinya, manajemen baru akan mengupayakan untuk menembus pasar ekspor Cina. “Kalau sebelumnya, produk benang adalah andalan ekspor, nantinya kami juga fokus agar dapat menjual kain denim ke luar negeri,” pungkas Carel. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →