Bangun Peternakan Sapi Perah, PT Grieenfields Tingkatkan Produksi Susu Dalam Negeri

Oleh : Ridwan | Selasa, 06 Maret 2018 - 18:15 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id -Blitar, PT Greenfields Indonesia meresmikan peternakan sapi perah di Wlingi, Blitar, Jawa Timur. Peternakan yang kedua ini merupakan upaya ekspansi dari peternakan Greenfields yang pertama di Babadan, Malang.

Pabrik dengan total investasi mencapai Rp612 miliar ini berdiri di atas lahan 172 hektar, serta mampu menampung lebih dari 10.000 ekor sapi perah dan 3.000 tenaga kerja tidak langsung.

CEO AustAsia Dairy Group Edgar Collins mengatakan, dengan beroperasinya peternakan yang kedua ini, akan terjadi peningkatan produksi susu segar dalam negeri secara signifikan serta memperkokoh posisi Greenfields sebagai produsen susu segar nomor satu di Indonesia.

"Pada akhir tahun 2020, ditargetkan peternakan ini mampu mencapai kapasitas maksimum 10.000 sapi perah yang menghasilkan sebanyak 50 juta liter susu segar setiap tahun," ujarnya di Blitar, Jawa Timur, Selasa (6/3/2018).

Ia menambahkan, peternakan Greenfields yang kedua ini menggunakan teknologi terbaru, antara lain teknologi pemerah susu otomatis dengan sistem berputar, teknologi kandang sapi tertutup yang menggunakan kipas angin sistem hibrida, serta sistem pencahayaan long-day untuk memaksimalkan produktivitas susu sapi.

"Selain itu, kami juga ingin memperkenalkan praktik peternakan sapi perah moderen sebagai model untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas dari susu segar dalam negeri," katanya.

Edgar Collins menambahkan, pihaknya sedang membangun Greenfields Dairy Institute Foundationyang akan melatih lebih dari 800 peternak sapi perah setiap tahunnya untuk meningkatkan keterampilan mereka agar mampu meningkatkan produktivitas.

"Hal ini tentunya akan meningkatkan pendapatan mereka," imbuhnya.

Sejak tahun 2000 Greenfields telah menjadi ekportir besar produk susu segar dari Indonesia. Saat ini sekitar 20 persen produksinya diekspor ke negara-negara seperti Hong Kong, Singapura, Malaysia, Brunei, Filipina, Myanmar dan Kamboja.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →