Len Industri Kampanyekan Peran Vital BUMN dalam Membangun Negeri

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 06 Maret 2018 - 10:00 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Len Industri (Persero) mengkampanyekan peran vital Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam membangun negeri, terutama peranan vital Len di tengah kelompok industri strategis (Natioanl Defense and HighTech Industry/NDHI).

“Kampanye ini sangat penting dilakukan karena banyak masyarakat yang masih mengira produk-produk strategis nasional yang ada saat ini adalah buatan negara asing, padahal itu semua adalah hasil karya anak bangsa sendiri,” ujar Akhmad Zulfikri, PR Executive PT Len Industri (Persero) di Jakarta, baru-baru ini.

Akhmad mengemukakan, inti dari kampanya yang dilakukan tersebut adalah menyampaikan kepada generasi mudah bahwa kita sendiri mampu untuk melakukan banyak hal serta menanamkan optimisme sebagai salah satu pemacu untuk kemajuan bangsa.

Akhmad menjelaskan, kampanye tersebut akan didistribusikan melalui saluran digital perusahaan berupa konten kreatif baik tulisan, foto dan video di media sosial, berbagai situs internet, sosial media berbagai perusahaan, majalan internal, berbagai offline event serta berbagai media terkemuka.

Akhmad menuturkan, berbagai kemajuan yang telah dilakukan PT Len selama ini adalah pembangunan sistim sinyal kereta api di 128 stasiun di seluruh Indonesia, termasuk kereta bandara dan kereta antara terminal (APMS) di Bandara Soekarno-Hatta.

Disamping itu, demikian Akhmad, Len juga telah memasang delapan buah Combat Management System (CMS) Mandala di KRI milik TNI dan 734 Manpack Radio VHF merek Len telah digunakan oleh Kementerian Pertahanan.

Len adalah produsen modul surya pertama dan terbesar di Indonesia, berkapasitas 35 MWp, sepanjang periode 1998-2017 dan telah dipasang di seluruh pelosok negeri. PT Len juga telah memproduksi 3.000 unit alat untuk membaca e-KTP (e-KTP reader) dan itu akan terus bertambah.

Sebanyak 491 pemancar televisi (TV) Len telah dipasang di berbagai wilayah Indonesia dan mancanegara. Len juga mengembangkan National Tactical Data Link (NTDL) di beberapa kapal TNI AL dan juga TNI AD. Len juga bekerjasama dengan BMKG untuk mengembangkan Sistim Peringatan Dini Tsunami (Tsunami Early Warning System/TEWS).

Seperti diketahui, PT Len Industri (Persero) adalah BUMN yang tergabung dalam Kelompok Industri Strategis (National Defense and HighTech Industry/NDHI) bersama PT Dahana (Persero), PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero), PT Industri Nuklir Indonesia (Persero) dan PT Pindad (Persero).

“Karena posisi yang berada di tengah-tengah BUMN strategis tersebut, maka PT Len Industri berkewajiban untuk melayani kepentingan umum dan memberikan manfaat bagi hajat hidup orang banyak serta memberikan keuntungan bagi negara,” pungkas Akhmad. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →