Menperin: Dukungan Pelaku Usaha Jadi Peran Penting Pertumbuhan Industri Serat Optik Dalam Negeri

Oleh : Ridwan | Rabu, 28 Februari 2018 - 17:06 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id -Karawang, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, dukungan para pelaku usaha mempunyai peran penting dalam penumbuhan industri serat optik dalam negeri.

"Kalau hanya pemerintah saja tidak dapat berjalan. Oleh karena itu, harus ada dukungan dari pelaku usaha," ujar Airlangga saat peresmian pabrik kabel optik PT Yangtze Optics Indonesia di Karawang, Jawa Barat, Rabu (28/2/2018).

Ia menambahkan, saat ini kebutuhan kabel serat optik di Indonesia mencapai 9 juta kilometer per tahun. "Namun demikian, tidak dapat dipungkiri kemampuan suplly kabel serat optik loka di pasar saat ini sekitar 60% dan sisanya 40% masih impor," terangnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan, dengan dibangunnya pabrik kabel serat optik PT Yangtze Optics Indonesia dengan kapasitas produksi mencapai 2 juta kilometer per tahun dapat mengurangi supply impor.

"Beroperasinya pabrik tersebut dapat mengurangi impor sebesar 8-10% dari kebutuhan per tahun," kata Airlangga.

Untuk itu, pemerintah terus berupaya untuk mendorong meningkatkan kapasitas produksi industri kabel serat optik serta mengutamakan penggunaan produksi dalam negeri di setiap proyek pemerintah.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →