Kemenhub Tengah Sinergikan Sistem Teknologi Informasi Transportasi Nasional

Oleh : Ridwan | Selasa, 27 Februari 2018 - 14:20 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id -Jakarta, Pada era digital saat ini, pemanfaatan teknologi hadir di setiap industri termasuk industri transportasi.

Pesatnya peningkatan volume kendaraan dan padatnya lalu lintas menuntut industri transportasi harus memiliki sistem kontrol yang tepat dan sesuai dengan jenis transportasi.

Hengki Angkasawan selaku Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Perhubungan Kementerian Perhubungan mengatakan, pihaknya saat ini tengah sinergikan sistem-sistem teknologi informasi yang ada di Kementerian Perhubungan.

"Kita tengah sinergikan sistem teknokogi informasi kita baik untuk regulator maupun operator, sehingga pelayanan ke masyarakat akan lebih cepat dan murah," ujar Hengki di Hotel Hermitage, Jakarta, Selasa (27/2/2018).

Ia menambahkan, saat ini kuta sudah sudah kembangkan semacam service bus yang nantinya akan kineksi dengan moda transportasi lainnya baik darat, laut maupun udara.

"Semua integrasi sistem masuk dalam aplikasi itu, sehingga kita bisa buat big data analitik untuk menentukan kebijakan kedepannya," terangnya.

Ia berharap teknologi informasi yang tengah diterapkan oleh pemerintah khususnya Kementerian Perhubungan dapat diimolementasikan dengan baik untuk memberikan kepuasan pelayanan bagi masyarakat.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →