ITB Targetkan Semua Program Studi Terakreditasi Internasional

Oleh : Ridwan | Selasa, 20 Februari 2018 - 08:12 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Dr Ir Kadarsah Suryadi DESA menargetkan semua program studi di kampus tersebut terakreditasi internasional pada tahun 2018 ini.

"Misi khusus yang diemban oleh ITB saat ini adalah membawa kampus berbasis riset ini menuju ke arah universitas yang berbasis kewirausahaan yang bercirikan tiga unsur utama, yakni 'excellent in teaching', 'excellent ini research' dan 'excellent ini innovation'," ujar Kadarsah dalam konferensi pers menuju seabad ITB di Jakarta, Senin (19/2/2018)

Dia menjelaskan dalam pembelajaran, maka pihaknya menjamin mutu dan percepatan program studi di ITB dengan meningkatkan akreditasi semua program studi menjadi terakreditasi internasional pada tahun ini.

Begitu juga dalam riset, pihaknya berupaya untuk meningkatkan penelitian di kampus tersebut.

"Suatu negara akan dihormati, jika mutunya berkembang dan produk riset yang dihasilkan bisa bersaing dengan negara lain," ujarnya.

Sedangkan untuk inovasi, ITB bekerja dengan kalangan dunia usaha yang siap melaksanakan hasil riset.

"Kami juga telah, sedang dan akan mengembangkan penelitian-penelitian dan produk inovasi yang berguna bagi masyarakat Indonesia. Di bawah empat pusat penelitian ITB yakni Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi Mikroelektronika, Pusat Penelitian Biosains dan Bioteknologi, Pusat Penelitian Nanosains dan Nanoteknologi serta Pusat Penelitian Energi Baru dan Terbarukan. Produk-produk yang sudah dihasilkan oleh pusat penelitian akan menjadi bagian dari serangkaian cerita peringatan seabad ITB nanti," jelas dia.

Dalam kesempatan itu juga diluncurkan rangkaian kegiatan menuju seabad ITB dan pendidikan tinggi teknik Indonesia. Rangkaian kegiatan dilakukan sejak akhir 2017 hingga puncaknya 2020.

 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →