Casio Kenalkan Kembali Proyektor Bebas Merkuri XJ-V2

Oleh : Hariyanto | Senin, 05 Februari 2018 - 13:15 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pada awal tahun 2018 ini, Casio Computers Co., Ltd memperkenalkan kembali proyektor bebas merkuri, XJ-V2 yang merupakan proyektor bebas merkuri pertama di dunia yang diprodukai sejak tahun 2010.

Dari informasi yang diterima INDUSTRY.co.id, Senin (5/2/2018) menyebutkan, pembuatan proyektor ini merupakan respon nyata CASIO terhadap penyakit Minamata yang pernah menghantam area Minamata, Jepang di tahun 1956.

Seperti diketahui, wabah ini meminta korban tidak kurang dari 900 jiwa dan 2.265 orang harus hidup dengan kelainan syaraf akibat kontaminasi merkuri.

Pada umumnya proyektor yang banyak beredar di pasaran masih menggunakan lampu yang mengandung merkuri dengan tekanan tinggi.

Semua produsen proyektor mengerti efek negatif dari bahan kimia yang dibutuhkan bagi lampu proyektor tersebut, sehingga pernyataan mengenai kandungan merkuri pada lampu proyektor umumnya ditulis di buku manual di bawah bagian Warning.

Hirokazu Satoh, Chief of Representative, Jakarta Representative Office, CASIO Singapore Pte., Ltd mengatakan, teknisi CASIO berkreasi sedemikian rupa untuk berkontribusi kepada masyarakat, salah satunya dengan membuat proyektor bebas merkuri yang ramah lingkungan.

"Maka dari itu, dengan bangga kami menyatakan bahwa sumber cahaya proyektor Casio menggunakan teknologi hybrid antara LED dan laser yang sanggup bertahan hingga 20,000 jam pemakaian," kata Satoh.

Selain ramah lingkungan, proyektor Casio juga hemat energi, biaya perawatan yang rendah, dust resistance design, memiliki design yang compact dan stylish serta dilengkapi fitur-fitur yang menarik (seperti misalnya quick on/off).

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →