Tingkatkan Layanan, PT JIEP Bangun Gedung Pusat Keuangan

Oleh : Ridwan | Jumat, 02 Februari 2018 - 11:15 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) akan menyediakan pusat keuangan (financial center) di Kawasan Industri Pulogadung. Langkah ini merupakan upaya perseroan untuk memperbaiki layanan.

Direktur Utama PT JIEP Rahmadi Nugroho mengatakan, pembangunan JIEP Financial Center bertujuan untuk mengintegrasikan seluruh transaksi keuangan para penyewa (tenant), investor, serta pelaku bisnis di satu tempat pada Kawasan Industri Pulogadung.

"Melihat begitu besarnya potensi dari sektor perbankan di Kawasan Industri Pulogadung sudah menjadi kewajiban kami untuk menyediakan satu wadah yang mengintegrasikan seluruh kebutuhan perbankan para pelaku bisnis, tenant juga para investor," ujar Rahmadi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (2/2/2018).

Langkah ini, tambah dia, sebagai cara untuk menarik mitra khususnya dari sektor perbankan. Kemudian memberi manfaat kepada para tenant dan investor yang ada di Kawasan Industri Pulogadung.

"Hal ini bertujuan mempertahankan dan meningkatkan loyalitas tenant mitra perbankan di dalam kawasan JIEP," kata dia.

Rahmadi menuturkan, pembangunan financial center akan selesai pada awal bulan April 2018. Gedung tersebut memiliki luas 4.000 meter persegi berlokasi di Jalan Pulobuaran Nomor 2 Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur.

"Pada awal April 2018 pembangunan gedung financial center saya akan selesai. Dan kami akan lanjutkan pembangunan berikutnya yakni gedung B dan C yang lokasi juga tidak berjauhan dari gedung A ini," terang Rahmadi.

Rahmadi bilang, gedung berlantai empat tersebut menelan biaya Rp 27 milliar. "Ya tidak sampai 30 milliar lah," tukas dia.

Menurutnya, keberadaan sistem tersebut, membuat kawasan KIP yang kumuh menjadi lebih terawat. "Dengan adanya sistem tersebut membuat kawasan KIP akan lebuh terawat," tuturnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →