Pagi ini, IHSG Dibuka Turun ke Posisi 6.666

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 30 Januari 2018 - 10:08 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka turun 0,21% atau 14 poin ke posisi 6.666 di awal sesi pertama perdagangan hari ini dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan satu hari sebelumnya di posisi 6.680.

Pada pukul 09.20 waktu JATS, IHSG terpantau turun 0,37% atau 25 poin ke level 6.653. Sebanyak 132 saham mengalami kenaikan, 124 saham turun, 103 saham stagnan dan 252 saham belum ditransaksikan. IHSG bergerak pada kisaran 6.644-6.675.

Total nilai transaksi di seluruh pasar BEI mencapai Rp707,36 miliar. Itu terdiri dari nilai transaksi di Pasar Reguler sebesar Rp569,90 miliar dan di Pasar Negosiasi senilai Rp134,46 miliar.

Total volume perdagangan tercatat sebanyak 9,03 juta lot saham, hasil dari 40.0742 kali transaksi saham. Investor asing membukukan penjualan saham bersih (net selling) senilai Rp38,71 miliar dengan volume penjualan bersih sebanyak 73.616 lot saham.

Sebanyak delapan dari sembilan indeks sektoral BEI turun. Indeks sektor perdagangan mengalami penurunan terdalam, yaitu sebesar 0,86% atau 8,32 poin ke posisi 957. Kemudian disusul oleh indeks sektor properti dan indeks sektor infrastruktur yang masing-masing mengalami penurunan 0,72% dan 0,66%

Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga dan menjadi top losers adalah UNTR yang harganya tergerus 3,20% atau Rp1.275 menjadi Rp38.525, PTPP yang harganya susut 2,19% atau Rp70 menjadi Rp3.130 per unit dan ADHI yagn harganya turun 2,16% atau Rp50 menjadi Rp2.260 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers hari ini adalah BJBR yang harganya naik 1,29% atau Rp30 menjadi Rp2.350 per unit, PGAS yang harganya terangkat 0,8% atau Rp20 menjadi Rp2.510 per unit dan LSIP yang harganya meningkat  0,37% atau Rp5 menjadi Rp1.360 per unit. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →