AKLP: Holding Migas Berguna Jika Dapat Turunkan Harga Gas, Kalau Tidak Buat Apa?

Oleh : Ridwan | Jumat, 26 Januari 2018 - 13:55 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Asosiasi Kaca Pembaran dan Pengaman (AKLP) berharap pembentukan holding migas sebagai National Oil Company dapat menjalankan fungsi dasar migas sebagai energi produktif untuk pertumbuhan ekonomi sektor manufaktur.

"Kami berharap pembentukan holding migas dapat menjakankan kerjanya sebagai fungsi dasar migas," ujar Ketua AKLP, Yustinus Gunawan kepada INDUSTRY.co.id di Jakarta, Jumat (26/1/2018).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, pembentukan holding migas harus mendorong pertumbuhan sektor manufaktur dan penyerapan tenaga kerja dalam negeri.

"Penyerapan tenaga kerja sektor manufaktur penting untuk dilakukan holding migas yang akan terbentuk," terangnya.

Menurutnya, yang harus dilakukan holding migas saat ini adalah menurunkan biaya transmisi dan distribusi gas lewat pipa. "Holding miga harus secepatnya melakukan itu, jika tidak ingin sektor manufaktur dalam negeri terganggu," ucap Yustinus.

Ia melanjutkan, biaya transmisi dan distribusi lewat pipa gas merupakan bukti bahwa paket kebijakan ekonomi tentang efisiensi hulu dan hilir migas belum terbukti menaikkan sektor manufaktur.

Lebih lanjut, ia meminta kepada holding migas yang akan segera terbentuk untuk dapat sesegera mungkin menurunkan harga gas untuk industri yang makin tidak ada kejelasan.

"Kalau harga gas tidak turun, maka holding hanya sibuk berakrobat dengan diri sendiri. Holding Migas akan berguna bila turunkan harga gas industri," pungkasnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →