Capital Inflow Berlanjut, IHSG Berpeluang Menguat di Perdagangan Hari ini

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 24 Januari 2018 - 08:24 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi menguat pada perdagangan Rabu (24/01/2018) ini karena berlanjutnya aliran masuk dana asing (capital inflow) ke pasar saham domestik.

“Dari awal 2018 hingga kini, total dana asing yang masuk ke bursa domestik sudah Rp4 triliun. Itu akan terus menjadi sentimen positif yang bakal terus mendukung kenaikan IHSG,” ujar William Suryawijaya, PT Indosurya Bersinar Sekuritas, di Jakarta, Rabu (24/01/2018).

Disamping itu, demikian William, kenaikan berbagai harga komoditas di pasar global saat ini turut mendukung kenaikan indeks. Itu karena kondisi tersebut dapat memperbaiki kinerja berbagai emiten yang selumnya menunjukkan perlambatan.

“Stabilitas perekonomian yang dialami Indonesia hingga kini juga turut menjadi katalisator positif bagi pergerakan IHSG. Ke depan, stabilitas ini diharapkan dapat bertahan agar kondisi pasar dapat terus terkendali,” papar William.

Menurut William, IHSG pada perdagangan hari ini cenderung menguat dan bergerak di kisaran 6.538-6.671. Dengan adanya peluang kenaikan hari ini, maka para pelaku pasar dapat memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengakumulasi saham-saham pilihan mereka.

Sementara itu William merekomendasikan BELI untuk saham-saham PT Wika Beton Tbk (WTON), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP).

“Disamping itu, saham-saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) juga menarik untuk diakumulasi,” pungkas William. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →