BNI Kembangkan 19 BUM-Des di Mesuji Lampung

Oleh : Herry Barus | Senin, 22 Januari 2018 - 04:14 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT. Bank Negara Indonesia Persero Tbk menyatakan sedang mengembangkan 19 badan usaha milik desa (BUM-Des) di Mesuji, Lampung, yang terlibat dalam Program Kewirausahaan Pertanian Terintegrasi.

Direktur Utama BNI Achmad Baiquni dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Minggu (21/1/2017)  menyatakan setiap BUM-Des akan ditingkatkan kapasitasnya agar dapat menjadi agen layanan keuangan BNI atau Agen46.

"Status Agen46 tersebut akan memperkaya layanan BUM-Des tersebut yang sebelumnya sudah menjadi agen pupuk atau pengecer pupuk, menjadi sebagai pengelola pasar, pengelola Listrik- air desa, hingga penyedia jasa transportasi," kata Baiquni.

Baiquni mengatakan BUM-Desa akan berperan penting dalam Kewirausahaan Pertanian Terintegrasi.

Program Kewirausahaan Pertanian Terintegrasi bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dengan mengintegrasikan seluruh sektor, mulai dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) hingga Perbankan.

Integrasi dimulai sejak awal yaitu, pertama dengan penataan data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) menjadi Kartu Tani yang di dalamnya sudah tersedia informasi petani untuk penyaluran subsidi pupuk, sehingga petani lebih nyaman dalam berproduksi.

Kedua, hasil panen kemudian dibeli oleh "Area Rice Mill Plant" (RMP)yang dibiayai oleh Bank. Sedangkan untuk proses pengeringan akan dilakukan oleh unit usaha BUM Desa.

Ketiga, Penjualan hasil RMP dilakukan secara terintegrasi, baik secara langsung melalui pasar reguler dan kerja sama dengan pemda, juga secara daring melalui Bumdes-Mall,com. Semua transaksi dilakukan secara non tunai melalui agen bank sehingga dapat meminimalisasi adanya pungutan yang merugikan petani.

Pada Minggu (21/1) ini, Presiden Joko Widodo menyaksikan langsung pengembangan Kawasan Transmigrasi yang diciptakan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru dengan mengunjungi salah satu Kawasan Transmigrasi (KTM), yaitu KTM Mesuji, Lampung.

Kunjungan Presiden tersebut dilaksanakan di Area Rice Mill Plant (RMP), Desa Wonosari, Kecamatan Mesuji Timur.

Herry Barus Lihat semua artikel →