Pesan Sarmuji ke Ketua MPR, Kalau Mau Bangun Citra, Lakukan dengan Baik

Oleh : Ridwan | Minggu, 21 Januari 2018 - 10:07 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta,Pernyataan Ketua MPRKetua MPR RI Zulkifli Hasan menegaskan setidaknya delapan fraksi di DPR telah mengamini penjualan minuman keras (miras) secara bebas di warung-warung. Meskipun ia tidak memerinci delapan fraksi yang dimaksud.

Menurutnya,soal Miras ini harus kita tolak tegas. Sudah delapan (fraksi) yang setujui, mudah-mudahan berubah. Zulkifli berbicara dalam forum di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Sabtu (20/1).

Menanggapi pernyataan Zulkifli, anggota Pansus RUU Larangan Minuman Beralkohol (RUU Minol) dari Fraksi Golkar M. Sarmuji menyanggah hal itu. Menurutnya,pernyataan yang disampaikan Pak Zulkifli tidak benar sama sekali alias ngawur.

"Tidak ada satupun fraksi yang setuju miras di jual di warung-warung," tegas Sarmuji di Jakarta, Minggu (21/01).

Menurutnya, RUU Larangan Minol yang masuk dalam RUU Prolegnas Prioritas sejak 2015 adalah RUU inisiatif DPR. Itu artinya seluruh fraksi setuju usulan tersebut menjadi RUU.

Dijelaskan Sarmuji, pada pembahasan baik pada waktu rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan stakeholders maupun dengan pemerintah, perdebatannya apakah larangan atau pengendalian ataupembatasan.

"Hal ini mengingat pada budaya tertentu minuman beralkohol menjadi bagian dari upacara adat, atau alasan lain untuk kepentingan wisatawan asing saat berkunjung di tempat-tempat pariwisata," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Sarmuji, usulan RUU Larangan Minol awalnya juga bukan dari anggota Fraksi PAN, tetapi dari anggota fraksi lain.

"Sebaiknya Pak Zulkifli kalau mau membangun citra dilakukan dengan cara yang baik," pungkasnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →