BI Buka Kantor Perwakilan ke-Lima di Beijing

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 12 Januari 2018 - 11:34 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Bank Indonesia (BI) membuka kantor perwakilan di Beijing, Cina, pada 5 Januari 2018. Pembukaan kantor perwakilan BI tersebut adalah langkah penting untuk meningkatkan hubungan bilateral kedua bank sentral tersebut.

“Itu juga sejalan dengan semakin pentingnya peran Cina dalam perekonomian global dan kawasan, termasuk untuk perekonomian Indonesia,” tulis Agus D.W. Martowardojo, Gubernur BI, dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (12/01/2018).

Agus mengemukakan, keberadaan kantor perwakilan BI di Beijing diharapkan dapat semakin mengoptimalkan hubungan ekonomi dan keuangan kedua negara. Di samping itu, langkah tersebut juga akan meningkatkan pemahaman perkembangan dan kebijakan ekonomi dan keuangan di Cina serta implikasinya bagi Indonesia.

Agus menjelaskan, pembukaan kantor perwakilan BI di Beijing tersebut akan terus memperkuat kerja sama yang selama ini sudah berjalan antara BI dengan People’s Bank of China, selaku bank sentral Cina.

“Kantor perwakilan BI di Beijing tersebut juga akan dijadikan jalur komunikasi utama serta menjadi penghubung Indonesia dengan People’s Bank of China, Badan Pemerintah Cina dan para pelaku pasar keuangan di Cina,” papar Agus.

Pembukaan Kantor Perwakilan BI di Cina tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan mengenai pendirian kantor perwakilan tersebut, yang dilakukan oleh Agus Martowardojo dengan Zhou Xiaochuan, Gubernur People’s Bank of China.

Sementara itu, pembukaan kantor perwakilan di Beijing tersebut adalah kantor perwakilan BI ke-5 yang didirikan Bank Indonesia di luar negeri. Sebelumnya, BI telah membuka kantor perwakilan di Tokyo (Jepang), Singapura, London (Inggris), dan New York (Amerika Serikat). (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →