Hari ini, Pergerakan IHSG Berpotensi Alami Koreksi Minor

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 28 Desember 2017 - 09:34 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan hari ini diperkirakan mengalami sedikit penurunan atau koreksi minor setelah kemarin ditutup naik 0,9% ke posisi 6.277.

“Koreksi minor yang terjadi hari ini tampaknya hanya untuk meredakan kondisi jenuh beli (overbought) setelah dalam beberapa waktu lalu IHSG terus mengalami peningkatan,” papar Yuganur Wijanarko, analis PT KGI Sekuritas Indonesia di Jakarta, Kamis (28/12/2017).

Yuganur mengemukakan, IHSG pada jauh sebelumnya sudah diperkirakan bakal mengalami berbagai koreksi minor pasca menembus posisi 6.200. Itu adalah proses konsolidasi yang wajar untuk meredakan kondisi jenuh beli pada berbagai indikator harian terhadap kondisi overbought dan oversold.

Yuganur menjelaskan, koreksi minor tersebut dapat dimanfaatkan para pelaku pasar untuk mengakumulasi berbagai saham pilihan mereka seiring dengan proses window dressing, yakni mendandani portofolio investasi mereka menjelang akhir tahun ini untuk menyambut tahun baru 2018.

“Proses akumulasi saham yang dilakukan pasar pada kondisi tersebut merupakan kesempatan mereka menjajaki kondisi pasar sambil mengikuti proses kenaikan IHSG selanjutnya ke posisi 6.300,” tukas Yuganur.

Sementara itu, Yuganur merekomendasikan BELI terhadap saham-saham BUMN pada perdagangan hari ini, yaitu saham-saham PT Telkomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Bank Jatim Tbk (BJTM) dan PT Elnusa Tbk (ELSA). (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →