4000 Tiket Terjual Saat Uji Coba Berbayar KA Bandara

Oleh : Ridwan | Rabu, 27 Desember 2017 - 14:49 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Uji coba berbayar Kereta Api (KA) Bandara Soekarno-Hatta mendapat respon cukup baik dari berbagai masyarakat. Hal itu terlihat dari antusias masyarakat yang cukup ramai mencoba KA Bandara tersebut.

Direktur Utama Railink, Heru Kuswanto mengungkapkan pihaknya tak menyangka antusiasme masyarakat cukup ramai.

"Kami kaget. Ini masih uji coba biasa ternyata banyak," kata Heru di Stasiun Sudirman Baru (BNI City), Rabu (27/12/2017).

Ia menjelaskan setelah melakukan evaluasi pada operasi KA bandara pada hari selasa (26/12/2017), cukup banyak tiket yang terjual. Sudah sekitar 4000 tiket terjual hingga pukul 19.00 WIB

"Meskipun cukup banyak, Heru mengatakan pencapaian tersebut belum mencapai 50 persen," terangnya.

Heru menegaskan pihaknya berupaya mengenalkan KA bandara kepada masyatakat dan mengevaluasi kekurangannya sebelum diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 2 Januari 2018.

Railink menetapkan tarif promo selama uji coba berbayar hingga tanggal 1 Januari 2018 sebesar Rp30 ribu. Selanjutnya, mulai tanggal 2 Januari 2018, harga tiket KA bandara berubah normal menjadi Rp70 ribu.

Untuk tahap awal, KA bandara baru melayani penumpang di Stasiun Sudirman Baru, Batu Ceper, dan Bandara Soetta. KA bandara membutihkan waktu sekitar 55 menit jika pemberangkatan dari Stasiun Sudirman Baru.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →