Dwi Guna Laksana Tawarkan Saham PUPS antara Rp140-150 per Unit

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 20 November 2017 - 12:33 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Dwi Guna Laksana Tbk (DGL) berniat menawarkan sebanyak-banyaknya 3,1 miliar unit saham kepada publik melalui mekanisme Penawaran Umum Perdana Saham (PUPS) serta mencatatkan saham-saham tersebut di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Total saham yang ditawarkan oleh perusahaan yang berbisnis di sektor pertambangan, transportasi laut, sawit, jasa pelabuhan, perhotelan dan properti, kepada investor publik tersebut mencapai 35,89% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PUPS.

“Kami menawarkan saham-saham perdana tersebut antara Rp140-150 per unit. Dengan demikian, perseroan melalui PUPS ini diharapkan dapat meraih dana PUPS antara Rp434-465 miliar,” ujar Wim Al Fatih, Direktur Dwi Guna Laksana, di Jakarta, Senin (20/11/2017).

Disamping menawarkan saham perdana, manajemen DGL juga akan menerbitkan maksimum 155 juta Waran Seri I dengan harga pelaksanaan Rp175-187 per unit. Waran ini diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif dengan perbandingan 20 saham baru berhak memperoleh 1 waran.

“Untuk dana yang diperoleh dari pelaksanaan waran seri I, seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja, terutama digunakan untuk pengembangan usaha,” kata Wim.

Wim menjelaskan, sekitar 56,19% dari hasil PUPS itu akan digunakan untuk penyertaan modal pada entitas anak usaha, PT Truba Dewata Guna Prasada (TDGP), yang selanjutnya akan digunakan untuk pelunasan utang pokok kepada PT Bank Mega Mayapada Internasional Tbk sebesar Rp234,86 miliar.

“Apabila terdapat kekurangan pelunasan maka akan menggunakan internal kas perseroan dalam bentuk penyertaan modal kepada TDGP,” tukas Wim.

Selain itu, 33,06% dari hasil PUPS tersebut akan dialokasikan untuk melunasi utang pokok dan bunga kepada PT Sinar Mas Multifinance sekitar Rp132,44 miliar.

Kemudian, perseroan juga akan menggunakan 7,93% dari hasil PUPS itu untuk melunasi utang pokok dan bunga kepada PT Dian Ciptamas Agung selaku pemegang saham perseroan, yaitu sebesar Rp32.01 miliar.

"Sisanya, sekitar 2,82% akan dipergunakan untuk modal kerja,” imbuh Wim. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →