Bank Mandiri Terus Fokus Kembangkan Bisnis KPR-nya

Oleh : Ridwan | Selasa, 14 November 2017 - 16:48 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Bisnis kredit kepemikikan rumah (KPR) menjadi salah satu fokus Bank Mandiri dalam menggarap sektor ritel.

Hal ini terlihat dari portofolio KPR Bank Mandiri yang terus mencatat pertumbuhan dengan rata-rata 10,6% dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

"Sektor properti masih memiliki potensi bisnis yang sangat baik seiring dengan terus membaiknya kondisi perekononian Indonesia," ujar Senior Vice Presiden Consumer Loan Bank Mandiri, Harry Gale di Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Sekedar informasi, penyaluran KPR Bank Mandiri pada september 2017 telah mencapai Rp39 triliun. Angka ini tumbuh 18,6% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Memang pertumbuhannya tidak seperti tahun lalu. Tetapi secara pertumbuhan tahun ini lwbih besar dari tahun sebelumnya," ungkapnya.

Terkait strategi tahun depan, ia menjelaskan, dari segi produk KPR sendiri kita akan lebih kompetitif dengan yang lain. Dari sisi kecepatan kita pasti akan mengevaluasi untuk lebih cepat lagi dalam segi approval.

Disisi lain, lanjutnya, pola marketing kita juga sudah mulai berubah. Kita sudah bekerjasama dengan situs properti online digital. "Konsumen sekarang maunya instan, jadi itu yang akan kita terus kita kembangkan di tahun depan," kata Harry.

Agar dapat tumbuh secara berkesinambungan, pihaknya akan memanfaatkan basis nasabah Bank Mandiri Group dalam memasarkan produk KPR ini. "Prioritas kami adalah nasabah Bank Mandiri terutama nasabah korporasi besar," tutupnya.

 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →