Distribusi Datafeed BEI Terganggu Korsleting Listrik

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 27 Oktober 2017 - 11:12 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Sistim perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (27/10/2017) mengalami gangguan pada distribusi Datafeed. Kondisi tersebut sempat menghentikan pergerakan IHSG pada pukul 09.50 waktu JATS.

“Gangguan itu disebabkan adanya korsleting listrik di ruangan pendingin server bursa di lantai 9 yang mengakibatkan kepulan asap. Hal itu turut mengganggu jaringan listrik lainnya,” ujar Tito Sulistio, Direktu Utama BEI, di Jakarta, Jumat (27/10/2017).

Tito menuturkan, lalu pada pukul 09.50 ada satu panel jaringan listrik yang tidak berfungsi sehingga pengiriman data sempat terhenti. Kemudian, BEI dengan sigap memindahkan jaringan pengiriman data tersebut ke panel listrik yang masih berfungsi.

Karena itu, demikian Tito, pergerakan IHSG dapat kembali berlanjut pada pukul 09.55 waktu JATS.

“Perdagangan kembali berjalan normal tanpa ada data yang hilang. Selama limat menit itu, perdagangan sebenarnya tidak terhenti, hanya saja tampilan datanya yang tidak bergerak akibat gangguan tersebut,” papar Tito.

Pasca insiden tersebut, menurut Tito, manajemen BEI langsung melakukan pengecekan semua panel-panel listrik yang bermasalah untuk memaksimalkan fungsinya masing-masing. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →