2017, Ciputra Optimistis Pendapatan Tumbuh 15 Persen

Oleh : Ridwan | Kamis, 29 Desember 2016 - 08:25 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta - PT Ciputra Development Tbk menargetkan pendapatan dapat tumbuh sekitar 10% hingga 15% pada 2017. Sementara hingga akhir tahun ini, pendapatan ditargetkan akan sebesar Rp 7 triliun.

"Kami percaya kalau tahun depan akan lebih baik dari tahun ini. Oleh karena itu, kami optimistis pendapatan bisa tumbuh sekitar 10-15%," kata Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Ciputra Development, Tulus Santoso.

Dirinya menjelaskan, alasan penjualan tahun depan akan tumbuh 15% didasarkan keyakinan mulai pulihnya pasar properti dan juga sentimen positif dari suksesnya program tax amnesty.

Kontribusi pendapatan perusahaan pada tahun depan masih akan didominasi dari proyek-proyek yang ada di Jakarta, kemudian disusul dari proyek perusahaan lainnya diluar Jakarta.

Untuk memuluskan target, pihaknya telah menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp 1,5 triliun hingga Rp 2 triliun pada tahun 2017. Dana yang berasal dari kas internal dan pinjaman perbankan tersebut akan digunakan untuk mendukung proyek - proyek perusahaan pada tahun depan dan juga proyek-proyek yang sedang berjalan.

Ciputra sangat berhati - hati dalam berinvestasi ditengah kondisi perlambatan ekonomi. Sehingga, nilai belanja modal pun akan tergantung pada kebutuhan perseroan pada tahun depan.(iaf)

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →