Kemenperin Siapkan Dua Konsep Sambut Industri 4.0

Oleh : Ridwan | Sabtu, 21 Oktober 2017 - 10:16 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kian fokus pada penerapan konsep revolusi industry 4.0 guna meningkatkan daya saing industri nasional.

"Dalam menyambut era industry 4.0, Kemenperin akan menerapkan dua konsep," ujar Bambang selaku kepala Puslitbang Kemenperin di Jakarta (20/10/2017).

Bambang melanjutkan dua konsep Industri 4.0 yang akan diterapkan Kemenperin adalah Pertama, Konsep Migrasi ditujukan bagi para pelaku Industri yang baru naik kelas (level).

Dan Kedua, lanjutnya, Konsep Adaptasi yang dikhususkan bagi para pelaku Industri baru dan harus beradaptasi dengan adanya Revolusi Industri ini.

"Namun, nantinya tidak semua akan didorong menggunakan industry 4.0," ucap Bambang.

Kendati demikian , Bambang menjelaskan Kemenperin saat ini tengah melakukan konsolidasi dan butuh masukan masukan dari para pakar Industri.

Sementara itu, Pakar Teknik Industri ITB, Tjokorde Made Agung Ari Samadhi menyampaikan dengan diberlakukannya sistem Industri 4. 0,maka  akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan bisnis.

"Dengan adanya Industri 4.0 maka kita harus mau tidak mau akan dihadapkan dengan ekspatasi pelanggan yang semakin tinggi," tegasnya.

Sedangkan Ketua Ikatan Alumni Teknik Industri ITB, Made Dana Tangkas mengutarakan, ada empat kunci atau key driver dalam pembangunan Bangsa dan pengembangan Ekonomi nasional menuju Industri 4.0.

"Pertama adalah Industri Agro, Kedua adalah Industri Maritim, Ketiga adalah Industri Pariwisata dan terakhir adalah Industri Kreatif," terang Presiden Institut Otomotif Indonesia (IOI) ini.

Untuk itu, Made Dana Tangkas menekankan bahwa bagaimana caranya kita sebagai pelaku industri melakukan transformasi ,misalnya melakukan pengembangan IKM dalam rangka menunju Industri 4.0

 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →