Sektor Industri Kecil Menengah Tingkatkan Pasar Digital

Oleh : Ridwan | Rabu, 18 Oktober 2017 - 21:30 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Makasar- Kementerian Perindustrian melakui Direktorat Jenderal (Ditjen) Industri Kecil dan Menengah (IKM)  kembali menggelar Workshop e-Smart IKM yang bekerjasama dengan marketplace BLANJA.com di Kota Makassar.

Seperti diketahui, e-Smart IKM merupakan Sistem Basis Data IKM yang tersaji dalam profil industri, sentra dan produk yang diintegrasikan dengan marketplace yang sudah ada.

"Dengan mendorong peningkatan kinerja sektor IKM melalui Workshop e-Smart ini, diharapkan perekonomian kota Makassar akan meningkat, yang pada akhirnya akan membantu penyerapan tenaga kerja dan pengentasan kemiskinan," tutur Dirjen IKM Kemenperin, Gati Wibawaningsih di Makasar (18/10/2017).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar, sektor industri pengolahan berkontribusi sebesar 20,30 persen terhadap PDRB Kota Makassar.

Gati mengatakan dengan mendorong para pelaku IKM, terutama di sentra-sentra untuk masuk ke dalam marketplace, maka diharapkan pelaku IKM berkesempatan untuk mendapatkan akses pasar yang lebih luas sehingga diharapkan akan memudahkan pelaku IKM untuk mengembangkan usahanya.

BLANJA.com ikut mendukung program Ditjen IKM dalam mengembangkan penjualan para pelaku IKM Indonesia yang selama ini masih memiliki keterbatasan infrastruktur dalam memasarkan produk-produknya dalam skala nasional, maupun internasional.

Sebagai marketplace hasil berkolaborasi strategis PT Telkom Indonesia Tbk dan eBay Inc, BLANJA.com ikut mendukung sistem e-Smart IKM yang dapat membantu Ditjen IKM Kementerian Perindustrian dalam membuat kebijakan pertumbuhan dan pengembangan industri kecil dan menengah di Indonesia.

Di kesempatan terpisah, Ketua Asosiasi E-commerce Indonesia Aulia E. Marinto mengungkapkan, melalui sinergi BLANJA.com dengan Kementerian Perindustrian, kami berharap nantinya pelaku IKM bukan hanya akan menjadi pedagang online akan tetapi juga pebisnis online, sehingga komitmen pemerintah menjadikan Indonesia sebagai The Energy of Asia bisa terwujud.

 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →