Inilah Keunggulan Kartu Perdana Prabayar 4G LTE BOLT

Oleh : Abraham Sihombing | Minggu, 15 Oktober 2017 - 14:00 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT First Media Tbk (KBLV), operator 4G LTE BOLT meluncurkan kartu perdana tanpa batas (unlimited) pada 10 Oktober 2017 lalu. Pada peluncuran tersebut, manajemen perseroan meluncurkan kartu perdana prabayar ini untuk ponsel cerdas.

Layanan internet tanpa batas dengan sistim prabayar ini tidak lagi dibatasi oleh kuota dan Fair Usage Policy (FUP), sehingga kartu perdana ini dapat memberikan layanan internet tanpa batas kuota dan bebas menggunakan data sebanyak mungkin.

“Kartu perdana untuk paket data internet 4G LTE saat ini banyak diminati pelanggan, tetapi produk yang tersedia hanya kartu perdana dengan batasan kuota sehingga pengalaman pelanggan untuk berinternet jadi terbatas,” ujar Billy Abe, Chief Product Officer BOLT.

Billy mengemukakan, kartu perdana prabayar BOLT tanpa batas ini digunakan untuk ponsel cerdas, sehingga pelanggan dapat menikmati layanan internet yang bebas dari kerumitan jaringan tanpa khawatir dengan kuota atau kecepatan internet turun akibat FUP.

“Karena itu, kartu perdana prabayar BOLT menjadi satu-satunya pilihan internet tanpa batas bagi para pelanggan,” imbuh Billy.

Kartu perdana prabayar BOLT ini terdiri dari dua paket, yaitu paket Unlimited dengan masa berlaku 15 hari seharga Rp60.000 dan paket Unlimited dengan masa berlaku 30 hari seharga Rp109.000.

Billiy menegaskan, paket kartu perdana prabayar Unlimited ini sudah termasuk pajak di dalamnya dan dapat digunakan 24 jam tanpa batasan waktu. Kecepatan yang diberikan untuk kedua paket ini adalah download hingga 3 Mbps dan upload hingga 1 Mbps.

Tentu saja, ketika menggunakan produk ini, para pelanggan harus berada dalam jaringan 4G LTE BOLT agar dapat menikmati produk internet unlimited ini. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →