Sinergi Antara Pertamina dan BUMN Kluster Industri Berat dan Perkapalan Dapat Tingkatkan Investasi

Oleh : Hariyanto | Jumat, 29 September 2017 - 12:15 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko Pertamina Gigih Prakoso menyatakan, dukungan dalam melakukan sinergi antara PT Pertamina dan BUMN kluster industri berat dan perkapalan merupakan salah satu faktor yang meningkatkan investasi.

"Dukungan sinergi ini bisa menyatukan dua kekuatan untuk menangkap peluang bisnis ke depan," kata Gigih dalam acara penandatanganan kerja sama di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (29/9/2017).

Menurut Gigih, pada tahun depan Pertamina berencana berinvestasi hingga sekitar US$6 miliar, di mana sekitar US$200 juta terkait dengan perkembangan kapal.

Sejumlah badan usaha industri perkapalan seperti PT PAL, PT Dok dan Perkapalan Surabaya, PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari, PT IKI, PT Barata, dan PT Boma BIsma Indra menyambut baik kerja sama itu karena memberikan kesempatan bersinergi termasuk dalam proyek pembangunan dan pemeliharaan kapal.

Sementara itu Deputi Kementerian BUMN Bidang Usaha Pertambangan Industri Strategis dan Media Fajar Harry Sampurno menyatakan sinergi tersebut juga bertujuan menyejahterakan bangsa.

Ia mengingatkan bahwa sinergi yang terbangun diharapkan tidak hanya bersifat transaksional tetapi juga bisa bersifat komprehensif atau menyeluruh hingga sinergi yang bersifat konsolidasi.

"Sinergi itu ada empat tingkatan, ada yang sinergi transaksional, sinergi kolaborasi, sinergi strategic alliance, sama sinergi konsolidasi," katanya.

 

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →