Astra Bakal Bagi Dividen Interim 2017 Sebesar Rp55 per Saham

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 28 September 2017 - 12:00 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta Manajemen PT Astra International Tbk (ASII) akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2017 bernilai Rp55 per saham.

Jika dibandingkan dengan kinerja Astra per Juni 2017, maka total dividen yang dibagikan tersebut mencapai Rp2,23 triliun. Itu sekitar 23,81% dari laba bersih Astra per Juni 2017 yang bernilai total Rp9,36 triliun (Rp231 per saham).

Usulan Direksi Astra untuk pembagian dividen interim tahun buku yang berakhir 31 Desember 2017 tersebut telah disetujui oleh Dewan Komisaris perseroan pada 25 September 2017.

Sementara itu, cum dan ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi msaing-masing akan dilaksanakan pada 2 dan 3 Oktober 2017.

Per Juni 2017, Astra mengantongi laba sebesar Rp9,36 triliun (Rp231 per saham), atau tumbuh sekitar 31% dibandingkan di periode yang sama pada 2016 sebesar Rp7,12 triliun (Rp176 per saham).

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan bersih Astra sebesar 11% menjadi Rp98,03 triliun sepanjang Januari-Juni 2017 dibandingkan di periode yang sama pada 2016 sebesar Rp88,21 triliun.

Kenaikan pendapatan Astra pada enam bulan pertama 2017 itu didukung oleh peningkatan volume penjualan mobil Astra sebesar 9% menjadi 290.000 unit. Kenaikan itu mendorong kenaikan pangsa pasar mobil Astra dari 51% menjadi 56% sepanjang periode tersebut. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →