Sore ini, IHSG Terjun Bebas ke Level 5.863

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 26 September 2017 - 17:27 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Rata-rata para analis hari ini mengungkapkan rasa optimistisnya di dalam catatan analisa mereka terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa (26/09/2017) ini.

Akan tetapi harapan para analis tersebut pupuslah sudah setelah IHSG ditutup turun 0,5% atau 31 poin ke posisi 5.863 di akhir sesi kedua perdagangan hari ini jika dibandingkan dengan posisi pada penutupan IHSG kemarin di level 5.894.

Pelemahan indeks itu disebabkan oleh penurunan harga 391 saham. Sementara itu, hanya 94 saham yang mengalami kenaikan harga. Disamping itu, terdapat pula 115 saham stagnan serta 147 saham tidak ditransaksikan sama sekali.

Total nilai transaksi jual-beli saham hari ini tercatat sebesar Rp6,78 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 9,41 miliar unit saham. Sedangkan investor asing melakukan aksi jual saham bersih bernilai Rp176 miliar dengan volume penjualan 81 juta unit saham.

Sebanyak tujuh dari 10 indeks sektoral BEI melemah. Indeks sektor konsumer mengalami penurunan terdalam, yaitu 1,39% atau 35,24 poin ke posisi 2.496. Kemudian diikuti oleh indeks sektor pertambangan dan indeks sektor properti yang masing-masing turun 1,33% dan 0,9%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga dan menjadi top losers pada perdagangan hari ini adalah saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Global Mediacom Tbk (BMTR) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).

Harga BUMI berakhir turun 7,4% atau Rp15 menjadi Rp189 per unit pada perdagangan hari ini. Sedangkan harga BMTR dan PGAS masing-masing terpangkas 4,3% dan 3,8% menjadi Rp560 per unit dan Rp1.520 per unit di akhir perdagangan hari ini.

Sementara itu, saham-saham yang menjadi top gainers adalah saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT United Tractors Tbk (UNTR) dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF).

Harga INTP ditutup naik 3,1% atau Rp575 menjadi Rp19.375 per unit. Harga UNTR dan LPPF di akhir sesi perdagangan hari ini masing-masing meningkat 2,4% dan 2,1% menjadi Rp31.000 per unit dan Rp9.950 per unit. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →