Airlangga Sebut Investasi Asing Bukan Ancaman Tapi Nilai Tambah

Oleh : Ridwan | Senin, 25 September 2017 - 14:59 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan, perusahaan asing yang menanamkan modalnya bukan merupakan ancaman bagi ketahanan nasional Indonesia.

"Kalau kita bicara industri, investasi itu ditanam di Tanah Air, yang dipekerjakan itu tenaga kerja dari Indonesia dan yang namanya investasi itu tidak bisa dibawa pulang," kata Airlangga saat membuka seminar bertajuk 'Peran UMKM dan Koperasi serta Ekonomi Kreatif Dalam Menunjang Ketahanan Ekonomi Nasional' di Kantor Kemenperin, Jakarta, Senin (25/9/2017).

Ia menjelaskan, investasi asing di Indonesia justru memberikan efek berganda, di antaranya membangun nilai tambah dan menggerakkan perekonomian nasional. "Salah satunya kalau kita bicara Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari kegiatan industri. Dari mulai bahan baku sampai proses, dari hulu, industri tengah ke hilir itu kan PPN jalan terus," ucap Menperin.

Lebih lanjut, Airlangga mengungkapkan, pajak yang berbasis industri manufaktur itu bersifat transparan, sehingga tidak ada perusahaan yang bisa bermain-main dengan kebijakan fiskal.

Seperti diketahui, hingga Juni 2017, nilai investasi sektor industri untuk Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 7,06 miliar dolar AS dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp52,11 triliun. Angka tersebut meliputi 8.421 proyek tersebar di seluruh Indonesia.

Sementara itu, sektor industri memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB triwulan kedua tahun 2017. Serta menyerap tenaga kerja sebesar 16 juta orang pada periode februari 2017.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →