Sore ini, IHSG Ditutup di Posisi 5.852

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 14 September 2017 - 16:15 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup pada posisi 5.852 di akhir sesi kedua perdagangan Kamis (14/09/2017), naik 0,1% atau 6 poin dibandingkan dengan posisi pada akhir perdagangan pada satu hari sebelumnya di level 5.845.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.841-5.867. Kenaikan IHSG pada perdagangan hari ini ditopang oleh peningkatan harga 173 saham. Disamping itu, ada 305 saham yang mengalami penurunan harga, 121 stagnan dan 142 saham yang tidak ditransaksikan sama sekali.

Total nilai transaksi jual beli saham di BEI hari ini tercatat sebesar Rp7,16 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 9,49 miliar unit saham. Sementara itu, investor asing melakukan aksi jual saham bersih (net selling) senilai Rp163 miliar dengan volume penjualan bersih (net selling volume) sebanyak 169 juta unit saham.

Sebanyak enam dari 10 indeks sektoral menghijau. Indeks sektor pertanian mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar 1,04% atau 18,62 poin ke posisi 1.817. Kemudian diikuti oleh indeks sektor konsumer dan indeks sektor manufaktur masing-masing meningkat 0,8% dan 0,51%. Sementara itu, indeks sektor pertambangan mengalami penurunan terdalam, yaitu sebesar 0,56%, yaitu 8,12 poin ke posisi 1.446.

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers adalah saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) yang harganya meningkat 5,6% atau Rp3.675 menjadi Rp69.250 per unit, saham PT London Sumatera Plantation Tbk (LSIP) yang harganya naik 3,5% atau Rp50 menjadi Rp1.485 per unit dan saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang harganya terangkat 3,2% atau Rp70 menjadi Rp2.240 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top loses adalah saham PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) yang harganya turun 6,3% atau Rp160 menjadi Rp2.360 per unit, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang harganya susut 5,5% atau Rp12 menjadi Rp206 per unit dan saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang harganya terpangkas 4,4% atau Rp130 menjadi Rp2.840 per unit. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →