Stasiun Kota Alami Gangguan, Sejumlah Penumpang Menumpuk di Stasiun Manggarai

Oleh : Ridwan | Kamis, 14 September 2017 - 12:09 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Sejumlah penumpang kereta rel listrik (KRL) Commutter line dari arah Bekasi dan Bogor menumpuk di Stasiun Manggarai, Kamis (14/9/2017).

Hal ini lantaran terjadi gangguan operasional di Stasiun Kota, sehingga sejumlah penumpang tak bisa mencapai tujuan akhir di Jakarta Kota.

Petugas informasi di Stasiun Manggarai, sejak sekitar pukul 09.30 WIB mengumumkan berkali-kali bahwa Stasiun Jakarta Kota sedang mengalami gangguan operasional untuk waktu yang belum bisa ditentukan.

Kondisi itu menyebabkan penumpang menumpuk di Manggarai dan tidak bisa melanjutkan perjalanan ke berbagai stasiun tujuan seperti Cikini, Gondangdia, Juanda, Sawah Besar, Mangga Besar, Jayakarta, dan Jakarta Kota.

KRL dari Bekasi, Depok, dan Bogor untuk tujuan Jakarta Kota berhenti hanya sampai Stasiun Manggarai untuk kemudian berbalik lagi melayani penumpang untuk tujuan Bekasi, Depok, atau Bogor.

Kondisi tersebut juga membuat perjalanan kereta untuk tujuan ke dan dari stasiun Tanah Abang, Duri, Angke, hingga Jatinegara mengalami gangguan akibat harus antre masuk di Manggarai.

Sebagian penumpang beralih ke moda transportasi lain untuk mencapai tujuan mereka, ada pula yang kembali tidak meneruskan perjalanannya, dan sebagian lainnya menunggu KRL tujuan Tanah Abang untuk kemudian meneruskan ke tujuan masing-masing dengan moda transportasi lain.

Petugas yang ditemui menginformasikan gangguan ini belum bisa dipastikan kapan selesainya. Mungkin sampai siang diperlukan waktu untuk perbaikan.

Petugas juga memberi alternatif bagi penumpang yang menuju stasiun akhir Jakarta Kota dapat ke Stasiun Jatinegara dahulu lalu berganti KRL jurusan Jatinegara, Senen, Kampung Bandan, dan Jakarta Kota.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →