Pagi ini, IHSG Dibuka pada Level 5.825

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 08 September 2017 - 10:02 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka pada level 5.825 pada sesi pertama perdagangan Jumat (08/09/2017). Pada pukul 09.23 waktu JATS, IHSG terpantau di level 5.829, turun 0,1% atau 3 poin dibandingkan pada penutupan sehari sebelumnya di posisi 5.832.

Di awal perdagangan pagi ini, ada 143 saham mengalami kenaikan harga, 358 saham turun, 99 saham stagnan dan 276 saham belum ditransaksikan. Total nilai transaksi sebesar Rp611 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 1,14 miliar unit saham. Sementara itu, investor asing melakukan aksi jual saham bersih (net selling) sebesar Rp33 miliar dengan volume penjualan sebanyak 11 juta unit saham.

Sebanyak tujuh dari 10 indeks sektoral BEI menghijau pada sesi perdagangan pagi ini. Indeks sektor aneka industri mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar 0,58% atau 7,6 poin ke posisi 1.311. Kemudian diikuti oleh indeks sektor pertanian dan indeks sektor properti yang masing-masing menguat 0,43% dan 0,24%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers adalah saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) yang harganya naik 3,5% atau Rp25 menjadi Rp745 per unit, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang harganya meningkat 2,9% atau Rp20 menjadi Rp715 per unit dan saham PT PP Properti Tbk (PPRO) yang harganya terangkat 2,8% atau Rp6 menjadi Rp218 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) yang harganya susut 1,8% atau Rp25 menjadi Rp1.350 per unit, saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) yang harganya turun 1,6% atau Rp60 menjadi Rp3.750 per unit dan saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) yang harganya terpangkas 1% atau Rp700 menjadi Rp66.425 per unit. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →