IHSG Diprediksi Menguat ke Posisi 5.870

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 06 September 2017 - 09:29 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bakal melanjutkan kenaikan dan berupaya untuk menembus titik resistensi psikologis terdekat di posisi 5.870 setelah ditutup menguat pada sesi perdagangan kemarin.

“IHSG kemarin bergerak sesuai prediksi, yaitu diwarnai oleh pembeliah saham-saham berkapitalisasi besar dan saham-saham lapis kedua pilihan di area jenuh jual, sehingga berhasil mengalahkan tekanan jual yang akhirnya mental dari posisi 5.745,” papar Yuganur Wijanarko, analis PT KGI Sekuritas Indonesia, di Jakarta, Rabu (06/09/2017).

Yuganur mengemukakan, jika momentum kenaikan tersebut berlanjut, maka IHSG diperkirakan bakal terus meluncur naik ke posisi 5.870 dan siap menembus titik tertinggi baru 5.920. Jika sudah demikian, maka IHSG akan semakin bersinar karena potensi penurunan ke bawah 5.700 semakin kecil.

Dengan adanya potensi kenaikan indeks pada hari ini, demikian Yuganur, maka kondisi itu dapat dimanfaatkan oleh pelaku pasar untuk mengakumulasi saham-saham pilihan. Yuganur merekomendasikan BELI saham-saham PT Bank Jatim Tbk (BJTM), PT Astra International Tbk (ASII), PT Ciputra Development Tbk (CTRA) dan PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID).

Secara teknikal, Yuganur menjelaskan, BJTM, ASII dan CTRA saat ini sedang memasuki proses perbaikan tren harga dalam jangka pendek dan menengah. Karena itu, ketiga saham tersebut menjadi menarik untuk diakumulasi. Harga BJTM ditargetkan dapat mencapai Rp730-750 per unit. Sedangkan ASII dan CTRA masing-masing berpotensi menembus rentang harga Rp8.050-8.350 per unit dan Rp1.275-1.375 per unit.

“Sementara itu, penurunan harga komoditas ke titik terendah salam 10 tahun terakhir ini serta valuasi sektoral yang cukup murah membuat DOID menjadi menarik untuk dikoleksi. Saham perusahaan pertambangan ini diprediksi bakal mencapai kisaran harga Rp970-1.170 per unit,” pungkas Yuganur. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →