Bunga Deposito Juli 2026: Perbandingan BRI, BNI, Mandiri, BCA Mana Paling Untung?

Oleh : Candra Mata | Jumat, 10 Juli 2026 - 10:55 WIB · 6 menit baca Baca versi lengkap →
Highlights:
  • BI Rate naik ke 5,75% pada Juni 2026, bunga deposito bank BUMN masih di bawah 3,50%
  • BRI tawarkan bunga deposito tertinggi 3,50% untuk tenor 3 bulan, di atas BNI (2,75%) dan Mandiri (2,50%)
  • LPS tetapkan batas bunga penjaminan 3,75% untuk Bank Umum mulai 1 Juli 2026
  • Bunga deposito kena PPh Final 20%, simulasi pendapatan bersih per Rp 100 juta deposito
  • Reksadana pendapatan tetap jadi alternatif dengan potensi return lebih tinggi dari deposito

Memasuki Juli 2026, masyarakat Indonesia kembali mencari instrumen investasi terbaik di tengah kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia. Dengan BI Rate yang naik 25 basis poin menjadi 5,75% pada Juni 2026, ekspektasi terhadap bunga deposito perbankan meningkat. Namun kenyataannya, suku bunga deposito di bank-bank besar masih relatif rendah, bahkan di bawah batas jaminan LPS. Artikel ini menyajikan perbandingan lengkap bunga deposito empat bank terbesar Indonesia per Juli 2026 beserta simulasi pendapatan bersihnya.

Daftar Isi
  1. BI Rate 5,75%: Apa Dampaknya ke Deposito?
  2. Perbandingan Bunga Deposito BRI, BNI, Mandiri, BCA
  3. Simulasi Pendapatan Deposito Bersih (Setelah Pajak)
  4. Jaminan LPS: Batas Bunga dan Plafon Terbaru
  5. Alternatif Selain Deposito: Reksadana & Obligasi
  6. Tips Memilih Deposito yang Tepat
  7. FAQ

BI Rate 5,75%: Apa Dampaknya ke Deposito?

Bank Indonesia secara resmi menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 17-18 Juni 2026. Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas Rupiah di tengah tekanan inflasi global dan ketidakpastian ekonomi internasional.

Dampak langsung kenaikan BI Rate terhadap masyarakat:

▲ Yang Naik
  • Bunga deposito & tabungan
  • Imbal hasil obligasi pemerintah
  • Nilai tukar Rupiah
▼ Yang Terdampak
  • Bunga KPR & kredit kendaraan
  • Biaya pinjaman usaha (KUR)
  • Daya beli konsumen

Namun, realitanya kenaikan BI Rate belum sepenuhnya diikuti oleh perbankan. Suku bunga kredit rata-rata per Mei 2026 tercatat 8,72%, sementara suku bunga deposito 1 bulan rata-rata baru di level 4,26%. Artinya, spread bank masih lebar dan nasabah perlu jeli memilih bank yang menawarkan bunga deposito paling kompetitif.

Perbandingan Bunga Deposito BRI, BNI, Mandiri, BCA

Berikut daftar lengkap suku bunga deposito empat bank terbesar di Indonesia per Juli 2026 berdasarkan data resmi dari masing-masing bank:

Tenor BRI BNI Mandiri BCA
1 Bulan 2,50% 2,25% 2,25% 2,50%
3 Bulan 3,50% 2,50% 2,50% 2,75%
6 Bulan 3,25% 2,75% 2,50% 3,00%
12 Bulan 3,00% 2,50% 2,50% 3,00%
24 Bulan 3,00% 2,50% 2,50% 3,00%

Kesimpulan: BRI menawarkan bunga deposito tertinggi di antara bank BUMN untuk tenor pendek (3 bulan: 3,50%). Untuk tenor panjang (12-24 bulan), BCA dan BRI setara di 3,00%. Mandiri dan BNI cenderung konservatif di kisaran 2,50%.

BUNGA TERTINGGI 3,50% BRI — 3 Bulan TERBAIK 12 BLN 3,00% BCA & BRI BUNGA LPS 3,75% Batas Bank Umum BI RATE 5,75% Suku Bunga Acuan

Simulasi Pendapatan Deposito Bersih (Setelah Pajak)

Bunga deposito dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 20% dari bruto bunga. Pajak ini dipotong langsung oleh bank setiap kali bunga dibayarkan. Simulasi berikut menggunakan deposito Rp 100 juta dengan berbagai tenor:

Bank / Tenor Bunga Bruto PPh 20% Bunga Bersih Efektif Net
BRI 3 Bulan (3,50%) Rp 875.000 - Rp 175.000 Rp 700.000 2,80%
BCA 6 Bulan (3,00%) Rp 1.500.000 - Rp 300.000 Rp 1.200.000 2,40%
BRI 12 Bulan (3,00%) Rp 3.000.000 - Rp 600.000 Rp 2.400.000 2,40%
Mandiri 6 Bulan (2,50%) Rp 1.250.000 - Rp 250.000 Rp 1.000.000 2,00%
BNI 6 Bulan (2,75%) Rp 1.375.000 - Rp 275.000 Rp 1.100.000 2,20%

Contoh konkret: Jika Anda menyetor Rp 100 juta di BRI dengan tenor 3 bulan (bunga 3,50%), bunga bruto yang diterima adalah Rp 875.000. Setelah dipotong PPh 20% (Rp 175.000), bunga bersih yang Anda terima adalah Rp 700.000 atau efektif 2,80% per tahun.

Untuk deposito Rp 500 juta selama 12 bulan di BCA (bunga 3,00%):

  • Bunga bruto: Rp 15.000.000
  • PPh 20%: - Rp 3.000.000
  • Bunga bersih: Rp 12.000.000
  • Efektif bersih: 2,40% per tahun

Jaminan LPS: Batas Bunga dan Plafon Terbaru

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah menetapkan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) terbaru yang berlaku mulai 1 Juli 2026 berdasarkan Rapat Dewan Komisioner (RDK):

Jenis Bank Batas Bunga Penjaminan Plafon Jaminan
Bank Umum (BRI, BNI, Mandiri, BCA) 3,75% Rp 2 Miliar
Bank Perekonomian Rakyat (BPR) 6,25% Rp 2 Miliar

Penting untuk diketahui: Jika bunga deposito yang ditawarkan bank melebihi batas TBP LPS, simpanan Anda TIDAK DIJAMIN oleh LPS. Syarat jaminan LPS meliputi 3T:

  1. Tercatat di pembukuan bank sebagai simpanan
  2. Tidak sedang bermasalah (credit freeze atau likuidasi)
  3. Tingkat bunga tidak melebihi TBP yang ditetapkan LPS

Saat ini, bunga deposito empat bank besar (2,25% — 3,50%) masih di bawah batas LPS 3,75%, sehingga seluruh simpanan Anda dijamin aman hingga Rp 2 miliar per bank.

Alternatif Selain Deposito: Reksadana & Obligasi

Di tengah suku bunga yang masih relatif rendah, beberapa instrumen investasi alternatif menawarkan potensi return lebih tinggi dari deposito:

Instrumen Potensi Return Risiko Likuiditas
Deposito Bank 2,50% — 3,50% Sangat Rendah Jatuh Tempo
Reksadana Pasar Uang 4,00% — 5,50% Rendah H+1
Reksadana Pendapatan Tetap 5,00% — 8,00% Sedang H+3 s/d H+7
Obligasi Pemerintah (ORI/SR0) 6,00% — 7,50% Sedang Sekunder
Saham Blue Chip 8,00% — 15,00% Tinggi Instant

Reksadana pendapatan tetap menjadi pilihan menarik karena return historis 5% — 8% per tahun masih lebih tinggi dari bunga deposito. Namun, perlu dipahami bahwa reksadana tidak dijamin oleh LPS dan nilai investasi dapat naik-turun.

Baca Juga: Perbedaan Deposito dan Tabungan: Mana yang Lebih Menguntungkan 2026

Tips Memilih Deposito yang Tepat

  1. Tentukan tujuan keuangan — Dana darurat sebaiknya di tabungan (likuid), sisa dana bisa dideposito sesuai jangka waktu kebutuhan.
  2. Bandingkan bunga antar bank — Selisih 0,5% pada deposito Rp 500 juta selama 12 bulan bernilai Rp 2,5 juta. Gunakan tabel perbandingan di atas.
  3. Perhatikan tenor — BRI menawarkan bunga tertinggi di tenor pendek (3 bulan: 3,50%). Jika likuiditas penting, pilih tenor 3 — 6 bulan.
  4. Manfaatkan fitur auto-renewal — Beberapa bank menawarkan auto-renewal dengan bunga lebih tinggi jika deposito diperpanjang otomatis.
  5. Diversifikasi — Jangan taruh semua dana di satu bank. Bagi ke beberapa bank untuk memaksimalkan jaminan LPS hingga Rp 2 miliar per bank.
  6. Hitung pajak — Selalu hitung bunga bersih setelah PPh 20%. Deposito 3,50% become 2,80% setelah pajak.
  7. Pertimbangkan alternatif — Reksadana pasar uang menawarkan return lebih tinggi (4% — 5,50%) dengan likuiditas H+1.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Berapa bunga deposito BRI Juli 2026?

BRI menawarkan bunga deposito tertinggi di antara bank BUMN, yaitu 3,50% untuk tenor 3 bulan. Untuk tenor 6 bulan sekitar 3,25%, dan tenor 12 — 24 bulan sekitar 3,00% per tahun.

Bank mana yang memberikan bunga deposito paling tinggi di Juli 2026?

Dari empat bank terbesar, BRI menawarkan bunga tertinggi untuk tenor pendek (3,50% / 3 bulan). Untuk tenor panjang (12 — 24 bulan), BCA dan BRI setara di 3,00%. BNI dan Mandiri di kisaran 2,50%.

Apakah bunga deposito kena pajak?

Ya, bunga deposito dikenakan PPh Final sebesar 20% dari bruto bunga. Pajak ini dipotong langsung oleh bank. Misalnya, deposito Rp 100 juta dengan bunga 3,50% selama 3 bulan menghasilkan bunga bruto Rp 875.000, setelah pajak Anda menerima Rp 700.000.

Berapa batas jaminan LPS untuk deposito?

LPS menjamin simpanan hingga Rp 2 miliar per nasabah per bank dengan syarat bunga tidak melebihi batas TBP (3,75% untuk Bank Umum, 6,25% untuk BPR). Saat ini bunga deposito bank besar masih di bawah batas LPS, sehingga simpanan dijamin aman.

Deposito atau reksadana yang lebih untung?

Deposito lebih aman (dijamin LPS) dengan return 2,50% — 3,50%. Reksadana pendapatan tetap potensi return lebih tinggi (5% — 8%) tapi tidak dijamin LPS. Untuk dana darurat, gunakan deposito atau tabungan. Untuk investasi jangka menengah, reksadana bisa jadi alternatif.

Bagaimana dampak BI Rate 5,75% ke bunga deposito?

Kenaikan BI Rate seharusnya mendorong naiknya bunga deposito perbankan. Namun realitanya, kenaikan belum sepenuhnya direspons oleh bank. Bunga deposito 1 bulan rata-rata baru di 4,26%, masih jauh di bawah BI Rate 5,75%. Bank masih mempertahankan spread lebar untuk menjaga profitabilitas.

Apakah deposito BPR lebih menguntungkan dari bank umum?

BPR bisa menawarkan bunga lebih tinggi karena batas TBP LPS untuk BPR adalah 6,25% (vs 3,75% Bank Umum). Namun, risiko BPR lebih tinggi dan likuiditasnya terbatas. Pastikan BPR terdaftar dan diawasi oleh OJK sebelum menyetor dana.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →