Tutorial Main Minecraft Java dan Bedrock Edition: Biar Makin Jago

Oleh : Nikita Mokodompit | Sabtu, 04 Juli 2026 - 01:37 WIB · 7 menit baca Baca versi lengkap →

Minecraft adalah salah satu game terlaris sepanjang masa, dengan lebih dari 300 juta unit terjual di seluruh dunia sejak diluncurkan. Pada tahun 2026, game ini memiliki lebih dari 212,32 juta pemain aktif bulanan, menunjukkan popularitasnya yang terus meningkat di kalangan gamer dari berbagai usia. Meskipun menawarkan pengalaman bermain yang serupa, ada dua edisi utama Minecraft yang perlu kalian ketahui: Java Edition dan Bedrock Edition. Masing-masing edisi memiliki karakteristik unik yang memengaruhi cara kalian bermain, berinteraksi dengan teman, dan menyesuaikan pengalaman bermain. Memahami perbedaan antara keduanya adalah kunci untuk memaksimalkan petualangan Minecraft kalian.

Memahami Perbedaan Minecraft Java dan Bedrock Edition

Minecraft Java Edition dan Bedrock Edition, meskipun berbagi inti permainan yang sama, dibangun di atas basis kode yang berbeda secara fundamental. Java Edition dikembangkan menggunakan JavaScript dan eksklusif untuk platform PC (Windows, macOS, dan Linux), sementara Bedrock Edition ditulis dalam C++ dan dirancang untuk kompatibilitas lintas platform yang lebih luas. Perbedaan kode ini berdampak besar pada fitur, kinerja, dan kemampuan modifikasi di setiap edisi.

Bedrock Edition, misalnya, mendukung fitur cross-platform secara bawaan, memungkinkan pemain di PC Windows 10/11, Xbox, PlayStation, Nintendo Switch, iOS, dan Android untuk bermain bersama dalam satu server. Ini menjadikan Bedrock pilihan ideal bagi kalian yang ingin bermain dengan teman-teman yang menggunakan perangkat berbeda. Sebaliknya, Java Edition tidak mendukung cross-play dengan konsol atau perangkat seluler secara resmi, dan hanya pemain Java-ke-Java di PC yang dapat bermain bersama.

Fitur-fitur lain yang membedakan kedua edisi ini termasuk dukungan modifikasi dan performa. Java Edition dikenal karena dukungan modifikasi yang superior dan komunitas modding yang kuat, memungkinkan kalian untuk menyesuaikan permainan secara ekstensif dengan shader dan paket sumber daya. Bedrock Edition, di sisi lain, lebih berfokus pada aksesibilitas dan kinerja yang lebih lancar di berbagai perangkat, menawarkan add-on melalui Minecraft Marketplace resmi.

  • Format Dunia: Bedrock menggunakan format LevelDB untuk penyimpanan dunia, sedangkan Java menggunakan format Anvil, sehingga alat pihak ketiga untuk mengedit dunia biasanya hanya berfungsi untuk edisi yang dibuat.
  • Kontrol: Kedua edisi mendukung keyboard dan mouse, tetapi hanya Bedrock yang memiliki dukungan pengontrol bawaan, serta kontrol sentuh untuk perangkat seluler.
  • Redstone: Cara kerja redstone memiliki perbedaan, di mana Bedrock tidak mendukung *quasi-connectivity* seperti Java, yang memengaruhi sirkuit kompleks.
  • Modifikasi: Java Edition memungkinkan modifikasi yang lebih dalam dan luas, sementara Bedrock menggunakan paket perilaku dan paket sumber daya dari Marketplace.

Cara Bermain dan Terhubung Antar Edisi

Bermain Minecraft Java Edition di PC melibatkan pembelian game dari situs web resmi Minecraft, lalu mengunduh dan menginstal Minecraft Launcher. Setelah masuk dengan akun Microsoft kalian, kalian bisa memilih Java Edition dari sidebar kiri dan menekan tombol “Play” untuk mulai bermain. Jika kalian ingin mencoba sebelum membeli, tersedia demo gratis selama lima hari dalam game (sekitar 100 menit waktu nyata) yang memungkinkan kalian bermain dalam mode Survival pemain tunggal.

Untuk Minecraft Bedrock Edition di PC, prosesnya mirip. Kalian dapat membeli edisi ini (seringkali sudah termasuk dalam paket Java & Bedrock Edition) dan mengunduh Minecraft Launcher melalui Microsoft Store atau aplikasi Xbox. Setelah instalasi, masuk dengan akun Microsoft dan pilih Bedrock Edition untuk mulai bermain. Bedrock Edition sangat dioptimalkan untuk performa yang lebih mulus di berbagai perangkat, termasuk konsol dan seluler, menjadikannya pilihan populer bagi banyak pemain.

Kalian bisa bermain Minecraft Bedrock Edition dengan teman secara online dengan bergabung ke dunia mereka, bergabung dengan Realm, atau bermain di server. Untuk bergabung ke server, kalian bisa meluncurkan Minecraft, pilih "Play", lalu "Servers", pilih server yang ingin kalian ikuti, dan tekan "Play". Jika bermain di komputer atau perangkat seluler, kalian bisa menambahkan server secara manual dengan nama server, alamat IP, dan port (port default Bedrock adalah 19132).

 

Konektivitas lintas platform antara Java dan Bedrock Edition secara langsung tidak didukung karena perbedaan basis kode. Namun, solusi paling efektif untuk memungkinkan pemain Bedrock bergabung dengan server Java adalah menggunakan plugin seperti GeyserMC. Plugin ini menerjemahkan protokol Bedrock ke Java, sehingga pemain Bedrock dapat terhubung ke server Java. Untuk menginstalnya, kalian memerlukan server Java yang menjalankan Paper atau Spigot, lalu mengunduh Geyser-Spigot.jar dan floodgate-spigot.jar, mengunggahnya ke folder plugin, dan memulai ulang server.

  1. Membeli dan Menginstal Minecraft Launcher: Dapatkan Minecraft Java & Bedrock Edition dari situs resmi atau Microsoft Store, lalu unduh dan instal Launcher.
  2. Login dengan Akun Microsoft: Gunakan akun Microsoft yang sama untuk mengakses kedua edisi dan menyimpan progres kalian.
  3. Memilih Edisi di Launcher: Setelah login, pilih "Minecraft Java Edition" atau "Minecraft Bedrock Edition" dari sidebar Launcher.
  4. Bergabung dengan Dunia atau Server (Bedrock): Untuk Bedrock, gunakan tab "Friends" atau "Servers" untuk bergabung dengan teman atau server online.
  5. Membuat Server Lintas Platform (Java dengan GeyserMC): Jika ingin pemain Bedrock bergabung ke server Java, instal plugin GeyserMC dan Floodgate pada server Java kalian.

Masa Depan Minecraft dan Komunitasnya

Minecraft terus berkembang dengan pembaruan rutin yang memperkenalkan fitur, bioma, dan mekanisme baru, menjaga daya tarik bagi pemain lama maupun baru. Misalnya, pembaruan 1.21 "Tricky Trials" di tahun 2024 menghadirkan konten baru yang membuat permainan tetap segar dan menantang. Pada Februari 2026, Minecraft mencatat sekitar 2,8 juta pemain bersamaan secara online, dengan puncak pengguna aktif bulanan mencapai 222,5 juta pada Juni 2025. Ini menunjukkan betapa kuatnya komunitas Minecraft dan relevansinya di industri game.

Pendapatan Minecraft juga tetap signifikan, dengan perkiraan total $220 juta pada tahun 2024. Sebanyak $115 juta di antaranya berasal dari pendapatan seluler pada tahun 2024, membuktikan pentingnya platform mobile bagi ekosistem Minecraft. Komunitas Minecraft yang aktif juga terus menghasilkan konten kreatif, termasuk mod, peta, dan paket tekstur, yang memperkaya pengalaman bermain secara keseluruhan.

Dengan penjualan kumulatif mencapai lebih dari 300 juta kopi, Minecraft telah menjadi salah satu game terlaris sepanjang masa. Keberhasilan ini tidak lepas dari kemampuan game untuk terus berinovasi dan beradaptasi, menawarkan kebebasan kreatif yang tak terbatas kepada pemainnya. Usia rata-rata pemain Minecraft adalah 24 tahun, dengan 43% di antaranya berusia antara 15 hingga 21 tahun, menunjukkan daya tariknya yang luas di berbagai demografi.

 

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Bisakah pemain Java dan Bedrock bermain bersama secara langsung?

Tidak, Java Edition dan Bedrock Edition tidak dapat bermain bersama secara langsung karena perbedaan basis kode. Namun, plugin seperti GeyserMC dapat menjembatani kedua edisi ini.

Apa perbedaan utama antara Minecraft Java dan Bedrock Edition?

Java Edition (PC saja) unggul dalam modifikasi dan kustomisasi, sementara Bedrock Edition (multi-platform) fokus pada aksesibilitas, kinerja yang mulus, dan cross-play bawaan.

Bagaimana cara menginstal Minecraft Bedrock Edition di PC?

Kalian dapat membeli Bedrock Edition (seringkali sudah satu paket dengan Java) dan mengunduh Minecraft Launcher dari Microsoft Store atau aplikasi Xbox.

Apakah Minecraft masih populer di tahun 2026?

Ya, Minecraft tetap sangat populer, dengan lebih dari 212,32 juta pemain aktif bulanan pada tahun 2026.

Nikita Mokodompit

Redaksi

Nikita Mokodompit adalah Profesional Business Development & Marketing Strategist dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di industri digital payments, telco, media agency, dan gaming. Memiliki rekam jejak kuat dalam membangun serta mengembangkan kemitraan strategis dengan publisher game, operator telco, platform e-wallet, dan brand untuk mendorong monetisasi, ekspansi pasar, dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Berpengalaman di beberapa perusahaan seperti Nuon Indonesia, MNC dan Revival TV.

Lihat semua artikel →