Semangat Pancasila Menggema di Bantul, Pengajian Kebangsaan Soroti Ancaman Kejahatan Digital

Oleh : Candra Mata | Jumat, 03 Juli 2026 - 11:24 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Semangat kebangsaan berpadu dengan nilai-nilai keagamaan mewarnai pelaksanaan Zikir, Sholawat, dan Pengajian Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Kegiatan hasil kolaborasi Pemuda Pancasila Kabupaten Bantul bersama PT Malahayati Nusantara Raya itu tak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah edukasi bagi masyarakat menghadapi tantangan di era digital.

Ratusan jamaah dari berbagai wilayah di Bantul memadati lokasi acara yang turut dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. 

Pengajian menghadirkan Gus Miftah sebagai penceramah, sementara lantunan sholawat dipimpin Gus Yusuf Macul Langit, menciptakan suasana religius sekaligus penuh semangat kebangsaan.

Di balik nuansa spiritual tersebut, panitia juga mengangkat isu yang kian dekat dengan kehidupan masyarakat, yakni maraknya kejahatan digital. Berbagai modus seperti pinjaman online ilegal, judi online, investasi ilegal, hingga penyalahgunaan data pribadi menjadi materi edukasi yang disampaikan kepada jamaah.

Founder PT Malahayati Nusantara Raya, Ahmad Maulana, mengatakan perkembangan teknologi memang memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, di saat yang sama, masyarakat juga dihadapkan pada berbagai risiko kejahatan digital yang terus berkembang.

"Saat ini sebagian besar aktivitas masyarakat sudah dilakukan melalui telepon pintar. Karena itu, literasi digital dan literasi keuangan menjadi sangat penting agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam praktik pinjaman online ilegal, judi online, investasi ilegal, maupun bentuk penipuan digital lainnya," ujar Ahmad Maulana.

Menurutnya, pendekatan edukasi perlu dilakukan melalui ruang-ruang yang dekat dengan masyarakat. Pengajian dan kegiatan sosial dinilai mampu menjadi media efektif untuk membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya keamanan finansial di era digital.

"Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menyampaikan bahwa menjaga keamanan finansial bukan hanya soal memahami produk keuangan, tetapi juga bagaimana masyarakat mampu mengenali berbagai risiko di ruang digital dan mengambil keputusan secara bijaksana," katanya.

Kolaborasi bersama Pemuda Pancasila Kabupaten Bantul, lanjut Ahmad, menjadi bentuk sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan sektor swasta dalam menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. 

Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran untuk memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang konsultasi dan edukasi, PT Malahayati Nusantara Raya melalui Malahayati Consultant selama ini aktif mengembangkan berbagai program literasi keuangan dan edukasi hukum. 

Program tersebut meliputi seminar, konsultasi, pendampingan, hingga kolaborasi dengan komunitas dan berbagai lembaga guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban sebagai konsumen jasa keuangan.

Melalui Pengajian Kebangsaan ini, perusahaan berharap pesan mengenai literasi keuangan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas melalui kegiatan sosial dan keagamaan sehingga lebih mudah dipahami sekaligus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ke depan, PT Malahayati Nusantara Raya menyatakan akan terus memperluas kolaborasi dengan organisasi masyarakat, pemerintah daerah, maupun berbagai komunitas untuk menghadirkan program edukasi yang mendorong lahirnya masyarakat yang lebih cerdas secara finansial, bijak memanfaatkan teknologi digital, serta mampu menghindari berbagai bentuk aktivitas keuangan ilegal.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →