Percepat Pembangunan Infrastruktur, Presiden Minta BUMN Lakukan Sekuritisasi Aset

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 31 Agustus 2017 - 13:47 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melaksanakan sekuritisasi aset agar dapat memperoleh banyak modal guna meneruskan pembangunan infrastruktur.

“Sekuritisasi aset ini sangat penting karena melalui proses ini akan banyak modal yang masuk ke Indonesia dan dapat menekan beban APBN kita. Kita mau BUMN-BUMN tersebut melakukan perimbangan penuh terhadap aliran modal masuk tersebut. Karena itu, hal tersebut bukanlah tugas yang ringan,” ujar Jokowi dalam pidatonya ketika menghadiri acara pencatatan perdana KIK EBA JSMR01 untuk ruas tol Jagorawi di Gedung BEI Jakarta, Kamis (31/08/2017).

Jokowi mengemukakan, pihaknya sudah sering memanggil para dirut BUMN serta Menteri BUMN untuk mencari cara agar pembangunan infrastruktur yang sedang berjalan saat ini dapat terus berlanjut. Sementara itu, pendanaan infrastruktur dapat dioptimalkan lagi melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

“Sudah berulang kali saya katakan kepada Dirut-Dirut BUMN dan Menteri BUMN, bahwa BUMN itu seharusnya menjadi developer. Jangan senang jadi pemilik. Jadi, BUMN itu harus membangun dan jika sudah jadi harus dijual, kemudian jual lagi, lalu jual, begitu selanjutnya,” tukas Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mengapresiasi PT Jasa Marge Tbk (JSMR) sebagai BUMN pertama yang melakukan sekuritisasi terhadap pendapatan masa depannya di sektor jalan tol. Ke depan, Jokowi berharap hal ini bisa diikuti oleh berbagai BUMN lain agar pembangunan infrastruktur di Indonesia dapat dipercepat.

“Bangun (tol) biaya 100 jual lagi 150, dapat untung. Itu berarti dapat bangun ruas tol yang lebih panjang, jual lagi, bangun lebih panjang lagi. Infrastruktur kita akan cepat selesai kalau cara-cara seperti ini kita lakukan, swasta juga melakukan hal yang sama. Sekuritisasi dapat juga dilakukan oleh swasta, karena sektor swasta pun dapat melakukan efisiensi dengan adanya sekuritisasi,” pungkas Jokowi. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →