Pagi ini, IHSG Dibuka Flat pada Posisi 5.888

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 30 Agustus 2017 - 10:49 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka pada posisi 5.888 pada Rabu (30/08/2017) atau sama seperti posisi pada penutupan perdagangan pada Selasa (29/08/2017).

Hingga pukul 09:17 waktu JATS hari ini, IHSG terpantau di posisi 5.892, meningkat 4 poin atau 0,1% dibandingkan dengan posisi pada perdagangan kemarin. Sebanyak 120 saham mengalami kenaikan harga, 380 saham turun, 99 saham stagnan dan 333 saham belum ditransaksikan.

Total nilai transaksi jual-beli saham di BEI tercatat sebesar Rp284 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 479 juta unit saham. Sementara itu, investor asing melakukan aksi beli saham bersih (net buying) senilai Rp15 miliar, tetapi mereka mencatat volume penjualan bersih (net selling volume) sebanyak 1 juta unit saham.

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers adalah saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang harganya naik 2,1% atau Rp15 menjadi Rp745 per unit, saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI) yang harganya terangkat 1% atau Rp20 menjadi Rp2.030 per unit, saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) yang harganya meningkat 0,9% atau Rp10 menjadi Rp1.070 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) yang harganya terpangkas 0,8% atau Rp30 menjadi Rp3.650 per unit, saham PT Hanson International Tbk (MYRX) yang harganya susut 0,8% atau Rp1 menjadi Rp127 per unit dan saham PT BSDE yang harganya turun 0,5% atau Rp10 menjadi Rp1.835 per unit. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →