Raup Laba Rp68,35 Miliar, ITSEC Asia Absen Tebar Dividen
INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia/Perseroan) (IDX: CYBR), perusahaan keamanan siber terkemuka di Indonesia, mencatatkan laba bersih sebesar Rp68,35 miliar sepanjang tahun buku 2025. Namun, emiten keamanan siber berkode saham CYBR itu memutuskan tidak membagikan dividen dan memilih menahan sebagian besar laba untuk memperkuat ekspansi bisnis di tengah meningkatnya kebutuhan layanan keamanan digital di Indonesia.
Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada 21 Mei 2026. Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui pembentukan cadangan wajib sebesar Rp100 juta, sementara sisa laba dibukukan sebagai saldo laba ditahan.
Manajemen menilai langkah tidak membagikan dividen mencerminkan fokus Perseroan menjaga disiplin finansial sekaligus memperkuat fondasi bisnis untuk mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang. Di tengah meningkatnya ancaman siber dan percepatan transformasi digital, kebutuhan investasi pada pengembangan kapabilitas teknologi dan sumber daya dinilai menjadi prioritas utama Perseroan.
“Langkah ini mencerminkan fokus Perseroan dalam menjaga disiplin finansial sekaligus memperkuat fondasi bisnis untuk mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang,” ujar manajemen Perseroan dalam keterangannya, Kamis (21/5).
Selain mengesahkan laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025, RUPST juga menyetujui pelaporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) dan Waran Seri I. Perseroan menyatakan seluruh dana IPO sebesar Rp92,18 miliar telah terealisasi sepenuhnya hingga tahun buku 2025 sesuai rencana penggunaan dana yang telah disampaikan kepada regulator.
Sementara itu, realisasi dana hasil konversi Waran Seri I tercatat mencapai Rp90,75 miliar. Adapun sisa dana sebesar Rp14,83 miliar masih akan digunakan untuk mendukung pengembangan bisnis dan penguatan kapabilitas Perseroan pada fase pertumbuhan berikutnya.
Manajemen menyebut hasil RUPST kali ini menegaskan komitmen Perseroan dalam memperkuat tata kelola perusahaan serta kesiapan organisasi memasuki fase pertumbuhan baru. Perseroan juga menilai transparansi penggunaan dana IPO dan waran menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan pemegang saham dan pemangku kepentingan.
Sebagai perusahaan keamanan siber, ITSEC Asia berada di sektor yang terus bertumbuh seiring meningkatnya kebutuhan perlindungan data dan infrastruktur digital di berbagai industri. Dengan strategi menahan laba dan memperkuat modal kerja, Perseroan tampak bersiap menangkap peluang ekspansi di tengah tren peningkatan belanja keamanan siber nasional.