Once Mekel hingga Slank Berbagi Inspirasi untuk Generasi Muda

Oleh : Nina Karlita | Minggu, 10 Mei 2026 - 13:54 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Surabaya – Festival Kebangsaan “GEMA KAMPUS” Seri 7 kembali menggema dan menghadirkan energi baru bagi generasi muda. 

Mengusung tema “Mengenal Diri, Mengenal Indonesia”, festival ini berlangsung pada 8–9 Mei 2026 di kampus Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Surabaya.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara UNESA, Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI), serta didukung gerakan kebangsaan Akar Indonesia.

Lebih dari sekadar agenda seremonial, GEMA KAMPUS menjadi gerakan kultural yang mendorong mahasiswa dan generasi muda untuk kembali menautkan diri pada akar sejarah, budaya, dan identitas nasional di tengah derasnya arus digitalisasi dan ekspansi budaya global.

Puncak dialog interaktif bertajuk “Mengenal Diri, Mengenal Indonesia” digelar pada 9 Mei 2026 di Graha UNESA. Sejumlah figur publik hadir membagikan pengalaman mereka menemukan jati diri di tengah perubahan zaman, di antaranya Once Mekel, Kaka Slank, Alffy Rev, Shanna Shannon, dan Novia Bachmid.

Dialog dibuka langsung oleh Rektor UNESA, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., dan dipandu Dr. Al-Zastrouw. Momentum ini sekaligus menjadi ajang pengumuman pemenang Kompetisi Content Creator, menegaskan peran generasi digital dalam merawat narasi kebangsaan melalui karya kreatif.

Dalam pernyataannya, Once Mekel yang menjadi salah satu inisiator menyampaikan bahwa Festival GEMA KAMPUS telah aktif menyapa mahasiswa di berbagai universitas sejak 2023 hingga 2026. Misinya sederhana namun mendalam: menghadirkan inspirasi, wawasan kebangsaan, dan ide kreatif bagi generasi kampus.

"Saya dan Mas Zastrouw mengajak Slank, Allfy Rev Novia Bachmid dan sederet musisi papan atas Indonesia aktif dalam rangkaian kegiatan Festival Kebangsaan "Gema Kampus" (Generasi Emas Kampus) selama 2023 hingga 2026," kata Once.

Dimensi intelektual festival mengemuka lewat forum Rector’s Expressions (REx) Chapter 3 yang digagas MRPTNI. Mengangkat tema “Sejarah dan Budaya sebagai Rute Peradaban dan Energi Potensial Bangsa”, forum ini mempertemukan para rektor, akademisi, dan pemangku kepentingan nasional.

Sambutan disampaikan Ketua MRPTNI Prof. Eduart Wolok dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto. Pidato kunci disampaikan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Arif Satria.

Forum ini juga menghadirkan sejarawan Hilmar Farid serta Muhammad Najib Azca dari BRIN, dengan moderator Rektor Universitas Negeri Malang Prof. Dr. Haryono, M.Pd. Diskusi menegaskan bahwa sejarah dan budaya bukan sekadar memori kolektif, melainkan energi strategis untuk mendorong daya saing bangsa di tingkat global.

Festival mencapai klimaks melalui Konser Kebangsaan yang mempertemukan lintas generasi dalam satu panggung. Penampilan Slank, Dwiki Darmawan, dan Ita Purnamasari berpadu dengan kolaborasi kreatif bersama Alffy Rev, Once Mekel, Novia Bachmid, dan Shanna Shannon.

Konser ini menjadi simbol bahwa Indonesia bukan hanya hidup dalam catatan sejarah, tetapi juga dalam getaran musik, solidaritas, dan karya nyata generasi penerusnya.

Rektor UNESA, Prof. Nurhasan, menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi dalam Festival GEMA KAMPUS merupakan bentuk komitmen kampus sebagai ruang hidup nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, mengenal Indonesia harus dimulai dari keberanian mengenal diri sendiri.

Nina Karlita

Redaksi

Nina Karlita adalah seorang jurnalis, penulis, dan aktif dalam kegiatan pemberdayaan perempuan di Indonesia bergabung di Majalah Industry sejak tahun 2014. - Jurnalis Ekonomi dan Bisnis: tercatat sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis aktif di media nasional Industry.co.id. - Tulisan-tulisannya banyak mengulas seputar perkembangan ekonomi, literasi, korporasi - Pernah menjadi Ketua Komunitas FoWarLife: Nina Karlita mengemban amanah sebagai Ketua FoWarLife (Forum Wartawan Lifestyle). Melalui organisasi ini, ia sering menginisiasi program pemberdayaan masyarakat. Salah satu kegiatannya yang menonjol adalah program Cooking Class for Business yang menggandeng perusahaan finansial teknologi untuk melatih puluhan wanita agar cakap dalam merintis usaha kuliner skala mikro.

Lihat semua artikel →